Friday, November 17, 2017

The First World Cord Blood Day - Cordlife Awewome Blogger Gathering Event Report



Hari ini saya berkesempatan menghadiri blogger gathering bersama Cordlife Indonesia, sekaligus merayakan The First World Cord Blood Day atau hari tali pusat sedunia. Heh? Tali pusat? Iya, tali pusat bayi yang panjang menjulur itu waktu baru lahir. Dalam acara bertajuk Cordlife AWESOME atau kepanjangan dari Awareness for Some People ini bertujuan untuk mengedukasi berbagai kalangan masyarakat seperti calon orang tua, termasuk kami para blogger, media, dan praktisi kesehatan tentang pentingnya menyimpan darah tali pusat.




Bertempat di Hongkong Cafe 15 November 2017 ini menghadirkan 3 narasumber: dr. Ardiansjah Dara, SpOG, dr. Meriana Virtin sebagai medical advisor Cordlife, dan Ibu Fanny Novia sebagai brand ambassador Cordlife.

Cordlife sendiri, atau PT. Cordlife Persada merupakan anak perusahaan Cordlife Group Ltd. perusahaan penyedia jasa kesehatan bagi Ibu dan anak, meliputi jasa penyimpanan darah tali pusat dan membran tali pusat, serta PreNatal test untuk mengetahui kelainan kromosom, atau simply disebut ada kelainan pada bayi dengan pengambilan urine sehingga tidak menyakitkan bagi janin.

Sekilas tentang Cordlife Grup Limited
Cordlife Grup Limited (“Cordlife”, bersama dengan anak perusahaan, (“Grup”), yang terdaftar dalam Bursa Saham Singapura (“SGX”), memberikan pelayanan penyimpanan darah tali pusat dan membran tali pusat. Sebagai bank darah tali pusat pertama yang didirikan di Singapura pada bulan Mei 2001 dan termasuk salah satu yang pertama di Asia, Cordlife Grup Limited memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam penyimpanan darah tali pusat dan memiliki rekam jejak transplantasi darah tali pusat yang telah dipublikasikan. 

Cordlife Group saat ini memiliki dan mengoperasikan fasilitas pemrosesan dan penyimpanan kriopreservasi di Asia, yaitu di Singapura, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia dan Filipina. Fasilitas pemrosesan dan penyimpanan di Singapura, Hong Kong dan India terakreditasi AABB dan di akhir 2015, fasilitas Singapura mendapatkan akreditasi dari FACT-Netcord, menempatkan Cordlife Group sebagai salah satu dari enam bank darah tali pusat swasta internasional yang memiliki akreditasi dari dua standar kelas dunia. Selain menjadi bank darah tali pusat swasta pertama di Asia Tenggara yang memiliki dua akreditasi, Cordlife Group juga memperluas produk dan layanannya kepada para keluarga, melalui asosiasinya di wilayah Thailand, dan mitra sub-lisensi di wilayah Cina. 

MANFAAT DARAH TALI PUSAT

Jika selama ini, secara umum di masyarakat di Indonesia, darah tali pusat yang terhubung pada plasenta, atau umumnya disebut ari-ari, biasanya dikubur, diberi semacam benda-benda tertentu, pada saat anak-anak saya lahir dulu ari-arinya disimpan di kendi lalu dibuang ke laut. 

Di Cordlife ini menyediakan jasa penyimpanan darah tali pusat.

Lah ini kok disimpan? Di Cordlife pulak?

Spot foto di Cordlife yang lucu, jadi inget dekorasi baby shower yak!


Jadi begini, ibu-ibu dan calon ibu, sejujurnya saya sendiri juga baru tahu kalau stemcell atau darah tali pusat itu memiliki berjuta manfaat, khususnya untuk mengobati (amit-amit) lebih dari 85 jenis penyakit termasuk leukimia, limfoma, dan anemia, serta cerebral palsy. Jadi ari-ari yang tadinya dimasukkin ke kendi lalu dibuang ke laut, atau ada yang dikubur, itu ternyata menyimpan manfaat kelak buat si anak tadi, karena stemcell ini bisa disimpan hingga jangka waktu lebih dari 20 tahun.

Jadi pengen hamil dan melahirkan lagi kan saya, agak sedikit menyesal kenapa dulu nggak tau ini, kalau tahu saya pasti udah simpan darah tali pusatnya Hannah yak, karena ini tidak hanya berguna buat anaknya, buat orangtuanya juga.

Tentang Sel Punca
Apakah sel punca darah tali pusat itu?
Darah tali pusat, disebut juga “darah plasenta”, adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta sesaat setelah bayi dilahirkan dan setelah tali pusat dipotong. Selama kehamilan, tali pusat berfungsi sebagai penghubung kehidupan antara ibu dan anak. Setelah bayi dilahirkan, darah tali pusat yang terdapat pada tali pusat dapat memberikan harapan pada anak dan keluarga lainnya. 

Darah tali pusat adalah sumber yang kaya dengan haematopoeitic stem cell (HSCs), yang secara mendasar bertanggung jawab terhadap pembentukan darah dan sistem kekebalan tubuh. Mereka memiliki kemampuan yang unik dapat berubah menjadi berbagai bentuk tipe sel lainnya dalam darah.



Beberapa penggunaan transplantasi darah tali pusat:
-Mengganti dan meregenerasi sumsum tulang yang rusak atau yang sakit
-Terapi untuk kanker darah
-Memperbaiki kerusakan/defek genetic (melalui transplantasi alogenik / saudara)
-Memiliki potensi untuk pengobatan secara selular ataupun untuk pengobatan regenerative (kayak di filem, cuman ini nggak instan, tetap perlu proses)

Cara kerjanya sangat sederhana, jadi diambilnya pas melahirkan. Pas bayinya lahir, habis itu kan nyusul ari-arinya, ya sudah habis itu dengan dimasukkin ke collection kit dari Cordlife (team Cordlife juga ada untuk segera mengirim ari-ari yang sudah disimpan ke collection kit). Ya jelas tidak sakit kan prosesnya bersamaan dengan lahiran. Nah, darah tali pusat yang sudah disimpan ini memiliki lead time maksimal 48 jam sebelum dibawa ke lab Cordlife.

Tadi saya juga sempat bertanya mengenai coverage Cordlife, ternyata Cordlife tidak hanya melayani customer di Jakarta saja, tetapi juga seluruh Indonesia. Jadi yang awal-awalnya mau menyimpan darah tali pusat ini biasanya harus melahirkan di luar negeri dengan biaya yang mahal, sekarang di Indonesia bisa. Cordlife punya perwakilan di kota-kota besar seperti Medan, Surabaya, dan Bali, tentunya kota lain juga bisa di-handle oleh team Cordlife.

Buat saya menghadiri gathering seperti ini nggak hanya menambah wawasan, tapi saya juga jadi aware, banyak banget yang belum tahu manfaat, bahkan masih melanjutkan tradisi turun temurun mengubur ari-ari, termasuk saya yang membuangnya ke laut.



Yang saya suka dari datang event ini bisa ngobrol sesama blogger dan nambah kenalan baru, nambah follower juga dong. Foto-foto bersama mah wajib hukumnya.


Bicara soal biaya, memang di forum ini tidak dituliskan secara terbuka, ibarat dagang minat inbox aja hahaha. Tapi kurang afdol rasanya kalau tidak bicara budget di awal, karena jika tidak diketahui kisaran biayanya agak repot ya mau nanya ini itu. Begini, jika sebelumnya jasa penyimpanan darah tali pusat ini ada di Singapore, sekarang sudah tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri.
Pada tanggal 15 November dalam rangka memperingati World Cord Blood Day 2017, Cordlife mengadakan “Cordlife AWESOME (Awareness for some people)” sebuah rangkaian acara yang mengundang para blogger untuk sharing mengenai manfaat darah tali pusat. · Pada acara tersebut hadir sebagai narasumber: - Dr. Ardiansjah Dara, SpOG (@spogman) - dokter spesialis kebidanan dan kandungan - dr. Meriana Virtin (@meri_virtin) - Medical Advisor PT Cordlife Persada - Ibu Fanny Novia (@fannynov ) Brand Ambassador PT Cordlife Persada · Selain selaku narasumber dr. Ardiansjah Dara, SpOG dan Ibu Fanny adalah klien Corldife yang telah menyimpan sel punca buah hati mereka di Cordlife. · · #cordlife #bankdarahtalipusat #cordbloodbank #selpunca #stemcell #blood #cancer #treatment #terapi #dokter #doctor #pregnant #hamil #bumil #bayi #mom #kids #worldcordbloodday #wcbd2017 #15November #November #awareness #blogger #gathering #sharing #cordlifeawesome
A post shared by Cordlife Indonesia (@cordlifeindonesia) on

Untuk biayanya biasanya dibayarkan per tahun, ada juga yang kontrak 21 tahun. Menurut saya tidak mahal, palingan hanya seharga uang pangkal SD swasta, kisaran belasan juta (bukan tiap tahun bayar ini, ini bayar di awal saja), dan tiap tahunnya kena biaya annual fee sebesar kartu kredit platinum saja. Anggap saja asuransi, walaupun fungsinya beda. Beneran kalau minat inbox ke Cordlife saja, saya juga bukan salesnya kok, tapi kalau ada kerabat dan saudara bakalan saya rekomendasikan soalnya saya baru tahu ada manfaat yang seperti ini.

Salah satu client Cordlife juga hadir yakni Ibu Fanny Novia, yang saat ini masih aktif menyimpan darah tali pusat anak keduanya Arka. Bercermin dari pengalaman sebelumnya, di mana almarhumah anak pertama Ibu Fanny ini didiagnosa mengalami kelainan trisomi. Bukan hal yang mudah menerima diagnosa kelainan saat janin masih di dalam kandungan, bahkan dengan tekanan sana-sini, dari pihak keluarga, dan anjuran dokter untuk tidak melanjutkan kehamilannya. Namun yang membuat saya terharu adalah Ibu Fanny ini tetap mempertahankan kehamilannya, karena beliau beranggapan jika Tuhan yang memberikan, maka Tuhan juga yang mengambil, bukan dengan cara paksa manusia.

Thank you for those sharing anyway, you are so strong....



Salah satu keputusan terbaik yang aku ambil saat kehamilan ke dua ini, adalah dengan menyimpan darah tali pusat Arka. Semenjak awal saya hamil, saya sudah mempersiapkan sedetail mungkin kehamilan saya. Mulai dari test #nipt dengan Igene cordlife. Sampai menyimpan darah tali pusat Arka sesaat setelah kelahiran dengan @cordlifeindonesia Proses pengambilan darah sama sekali ga sakit. Bisa dibilang ga berasa. Dan lagi kenapa cordlife? Aku sendiri pernah main ke kantor cordlife dan mereka memiliki fasilitas lab sendiri di Indonesia. Cordife juga memiliki beberapa benefit yang mendukung. Semacam asuransi kalao amit2 terjadi apa2 pada ibu/anak yang dikandungnya. Saya ga mau menyia2kan kesempatan untuk mengambil darah tali pusat itu karena kesempatan hanya sekali ya. Yaitu sesaat setelah melahirkan. Sel darah tali pusat itu sendiri sekaranh sudah banyak manfaat nya. Dan lagi penelitian terus dilakukan. Kita ga akan tahu apalagi yang bisa kita gunakan nanti nya dari sel darah tali pusat. Jadi ini semacam investasi bagi aku.#cordlifeindonesia #cordlifeawesome Hari ini Arka ga ditemenin papa @bege26 tapi ditemenin pho2 kung2 and sus 😆😆
A post shared by Fanny Novia (@fannynov) on


Foto dari event.



Di event Cordlife ini penyelenggara juga terbilang bagus dan menarik dalam menyusun acara, karena sebelum acara berakhir ada games yang seru bagi para peserta, foto terbaik, serta doorprize di mana saya kebagian juga. Yayyy, terima kasih Cordlife (berikut sponsor: Mothercare, Hydromomma, TinyToesID, dan Mustela).
Selain sharing dari Ibu Fanny yang touching banget, pengetahuan yang saya dapatkan ini sangat bermanfaat karena ternyata membukakan mata bahwa ada banyak hal, khususnya soal parenting saya baru saya ketahui. Untuk lebih detail mengenai penyimpanan darah tali pusat ini bisa langsung klik di websitenya Cordlife Indonesia.

Akhir kata, di penghujung acara ditutup dengan games yang menarik dan hadiah-hadiah seru, serta foto bersama para blogger, media, serta narasumber.

Terima kasih Cordlife sudah mengundang saya ke acara Word Cord Blood Day ini.




See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Monday, November 6, 2017

Hunting Tiket Diskon Murah di PegiPegi Aplikasi dan Website



Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah tulisan menarik di social media tentang analisa penurunan daya beli, khususnya di kota-kota besar. Penurunan ini ditandai dengan sepinya Roxy, Glodok, Matahari, Ramayana, Lotus, bahkan terakhir berita akan ditutupnya Debenhams di Senayan City. Beberapa pakar ekonomi mengatakan, bahwa sepinya penjualan ritel adalah akibat tumbuhnya e-commerce, yang ditandai beralihnya gaya belanja masyarakat dari offline ke online.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi RI kuartal I-2017 sebesar 5,01%. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama ini jika dilihat year on year, ditopang oleh beberapa sektor, salah satunya adalah informasi dan komunikasi yang tumbuh 9,01%.

Hal itu, didorong dari banyaknya pengguna internet, contohnya transaksi online, sehingga sektor informasi dan komunikasi tumbuh.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey, mengakui memang masyarakat tengah mengalami perubahan perilaku, khususnya dalam pola belanja. Saat ini masyarakat, banyak memilih bertransaksi online dibanding secara konvensional.

Beberapa pakar membantah bahwa e-commerce memang tumbuh namun hanya menyumbang 1,2% dari total GDP kita, dan hanya sekitar 0,8% (2016) dari total penjualan ritel nasional. Memang pertumbuhannya sangat tinggi (eksponensial) tapi magnitute-nya belum cukup signifikan untuk bisa membuat gonjang-ganjing industri ritel kita.

Pertanyaannya, jika ekonomi tumbuh, uangnya dibelanjakan ke mana?


Ini pertanyaan yang saya dapatkan jawaban menariknya dari sebuah tulisan juga di social media:

Tahun 2010 untuk pertama kalinya pendapatan perkapita masyarakat Indonesia melewati angka $3000. Oleh banyak negara termasuk Cina, angka ini “keramat” karena dianggap sebagai ambang batas (treshold) sebuah negara naik kelas dari negara miskin menjadi negara berpendapatan menengah (middle-income country).

Ketika melewati angka tersebut, sebagian besar masyarakatnya adalah konsumen kelas menengah (middle-class consumers) dengan pengeluaran berkisar antara $2-10 perhari. Di Indonesia, kini konsumen dengan rentang pengeluaran sebesar itu telah mencapai lebih dari 60% dari total penduduk.

Salah satu ciri konsumen kelas menengah ini adalah bergesernya pola konsumsi mereka dari yang awalnya didominasi oleh makanan-minuman menjadi hiburan dan leisure. Ketika semakin kaya (dan berpendidikan) pola konsumsi mereka juga mulai bergeser dari “goods-based consumption” (barang tahan lama) menjadi “experience-based consumption” (pengalaman). Experience-based consumption ini antara lain: liburan, menginap di hotel, makan dan nongkrong di kafe/resto, nonton film/konser musik, karaoke, nge-gym, wellness, dan lain-lain.

Pergeseran inilah yang bisa menjelaskan kenapa Roxi atau Glodog sepi. Karena konsumen kita mulai tak banyak membeli gadget atau elektronik (goods), mereka mulai memprioritaskan menabung untuk tujuan liburan (experience) di tengah atau akhir tahun. Hal ini juga yang menjelaskan kenapa mal yang berkonsep lifestyle dan kuliner (kafe/resto) seperti Gandaria City, Gran Indonesia, atau Kasablanka tetap ramai, sementara yang hanya menjual beragam produk (pakaian, sepatu, atau peralatan rumah tangga) semakin sepi.

The Shifting


Nah, rupanya pola konsumsi masyarakat Indonesia bergeser sangat cepat menuju ke arah “experience-based consumption”. Data terbaru BPS menunjukkan, pertumbuhan pengeluaran rumah tangga yang terkait dengan “konsumsi pengalaman” ini meningkat pesat. Pergeseran pola konsumsi dari “non-leisure” ke “leisure” ini mulai terlihat nyata sejak tahun 2015

Selamat datang di leisure economy, di mana kaum kekinian lebih suka membelanjakan uangnya untuk kebutuhan jalan-jalan, panjat sosial. liburan, dan social media bragging. Biar nggak ketinggalan, kita juga perlu dong, tentunya dengan cara yang mudah dan budget yang reasonable.


Jika bicara soal liburan, apa sih yang ada di benak saya? Tidak jauh-jauh namanya liburan itu harus mudah, murah, dan efisien. Kayak tagline iklan aja, pada kenyataannya mana ada liburan yang murah? Jika ada yang murah, biasanya saya berpikir pasti ada yang dikorbankan.

Nah, buat saya boro-boro mau mencari liburan, kadang mau beli tiketnya saja tidak sempat, alias nggak ada waktu. Nggak sempatnya gini, kalau tiap hari kerjaan kantor hectic dan stress, belum ditambah lagi anak-anak yang gelendotan manis pengen duduk dekat saya terus, kapan hunting tiketnya coba? Saya yakin, saya nggak sendiri, mungkin para pembaca blog ini juga suka demikian, udah pegang duit, udah pengen liburan, udah punya jatah cuti, ehhh mau buka website travel buat beli tiket, jangankan beli, ngecek harga aja tidak sempat. 

Jadi untuk sekedar booking tiket pesawat dan hotel itu bahkan buat saya menjadi tantangan tersediri. Apalagi buat mamah muda freelancer, atau yang berjuang di kantor dengan kerjaan super hectic, mau beli tiket saja kadang suka kelupaan.


Nah di postingan kali ini saya mau berbagi review aplikasi yang baru saya coba untuk membeli hotel dan tiket pesawat, yang menurut saya cukup tampil beda dan "bisa diandalkan".



Tentang Pegipegi


Pegipegi adalah perusahaan online travel agent di Indonesia yang melayani pemesanan hotel, tiket pesawat dan tiket kereta api, yang diresmikan pada 7 Mei 2012 oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat itu, Marie Elka Pangestu. Dengan dukungan dari Recruit Holdings, perusahaan di Jepang dengan pengalaman mengelola Jalan.net, menjadikan Pegipegi layanan pemesanan travel online yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Saat ini, Pegipegi terhubung langsung dengan lebih dari 7,000 hotel di Indonesia dengan keunggulan yakni jaminan harga terbaik (Best Price Guarantee) dan Pemesanan di Hari yang sama saat menginap (Last Minute Booking); memiliki lebih dari 20,000 rute penerbangan setiap hari, baik domestik maupun internasional; serta layanan pemesanan tiket kereta api dengan lebih dari 1,600 rute.

Beragam keunggulan dalam melakukan pemesanan di Pegipegi:

1. Customer dapat melakukan pemesanan melalui website (komputer dan smartphone) serta melalui aplikasi di Android dan iOS. Jadi nggak ada alasan ketinggalan info pesawat dan hotel murah ya, pemesanan bisa dilakukan di mana saja.

2. Tersedia pula bermacam metode pembayaran, yaitu Kartu Kredit, Bank Transfer, ATM Transfer, Internet Banking, serta pembayaran secara tunai di Indomaret. Buat yang nggak punya rekening bank jadi gampang dan mudah mau booking hotel dan tiket pesawat, apalagi hanya sekedar pulang kampung bersua dengan keluarga tercinta. Yes banget kan.

3. Dukungan lokal Customer Service yang dapat dihubungi melalui telepon, e-mail, Line, dan WhatsApp; Partner Affiliasi. Ini penting banget karena customer service memang seharusnya mudah dijangkau, nggak harus hanya email, atau hanya by phone yang terkadang menyedot pulsa. TOP!

4. Travel Tips sebagai referensi traveling. Asik lah ini sesekali baca blognya PegiPegi karena ada banyak info travelling yang kekinian.

Beneran nggak sih, se-user friendly itu aplikasi PegiPegi ini?





Nah, buat yang mau cobain bisa langsung download dari link berikut untuk android dan iphone user.

PegiPegi for Android


PegiPegi for Iphone


Yang aku suka dari aplikasi PegiPegi ini adalah:
1. Tampilan yang mudah dimengerti. Dari halaman depan saja sudah bisa pilih mau tiket pesawat, tiket kereta api, hotel, dan promo juga sudah dijembrengin di halaman depan.
2. Dalam satu tab bisa pilih hotel, tiket pesawat maupun kereta, jadi tidak perlu repot-repot tekan tombol back.
3. Customer serive lengkap, yang tidak hanya satu jalur. Dari halaman support bisa langsung melakukan kontak ke CS dengan cara menekan pada pilihan mana yang mau dihubungi: Telepon, whatssap, email, live chat, BBM, serta Line. Duh lengkap banget kan, mana dari hp tinggal sentuh saja karena begitu kita pilih salah satu jalur CS akan langsung terhubung, misal jika kita pilih telpon akan langsung diarahkan ke menu "dial". Ini memudahkan hidup banget kalau misal ada perubahan pesanan, pengecekan status orderan dan lain-lain.

Dalam waktu dekat ini PegiPegi juga mengadakan diskon gede banget untuk pemesanan hotel dan tiket pesawat.

Spesial di tanggal 9 sampai dengan 11 November ini, ada promo Pegipegi 11+11 Sale. Promonya ini berlaku untuk pemesanan hotel dan tiket lewat portal web dan aplikasi PegiPegi. Nikmati diskon hingga 22% untuk booking hotel dan diskon sampai Rp 220.000 untuk pembelian tiket pesawat. Penawaran menarik ini hanya berlaku sepanjang 11 November 2017, dari pukul 00:00-23:59 WIB. Jangan lupa daftar dulu karena promo khusus member PegiPegi ya.

Syarat dan Ketentuan Hotel:
1. Promo hanya berlaku pada tanggal 9-11 November 2017
2. Gunakan kode kupon dan dapatkan diskon:

• Kode kupon diskon 22% (maks. diskon Rp 600.000) tanpa minimum transaksi hanya berlaku via aplikasi Pegipegi
• Kode kupon diskon 10% (maks. diskon Rp 600.000) tanpa minimum transaksi hanya berlaku via desktop & mobile web

3. Kode Kupon 22% hanya dapat digunakan untuk transaksi 1(satu) kali
4. Kode Kupon 10% dapat digunakan untuk transaksi lebih dari 1(satu) kali
5. Ketersediaan kamar hotel tergantung pada saat reservasi dan sesuai dengan kebijakan dari masing-masing hotel
6. Harga hotel suatu waktu dapat berubah mengikuti kebijakan dari masing-masing hotel
7. Setiap transaksi yang menggunakan Promo atau Kode Kupon tidak akan mendapatkan PepePoin
8. Setiap transaksi promo ini tidak dapat di-refund atau dibatalkan
9. Pegipegi berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
10. Periode inap kapan pun

Syarat dan Ketentuan Flight:
1. Promo hanya berlaku setiap hari 11 November 2017
2. Gunakan kode kupon dan dapatkan diskon:

• Kode kupon diskon Rp 50.000 min. transaksi Rp 2.000.000 hanya berlaku via aplikasi Pegipegi
• Kode kupon diskon Rp 20.000 min. transaksi Rp 1.000.000 hanya berlaku via aplikasi Pegipegi

• Kode kupon diskon Rp 10.000 min. transaksi Rp 500.000 hanya berlaku via aplikasi Pegipegi
• Kode kupon diskon Rp 40.000 min. transaksi Rp 2.000.000 hanya berlaku via desktop & mobile web
• Kode kupon diskon Rp 16.000 min. transaksi Rp 1.000.000 hanya berlaku via desktop & mobile web
• Kode kupon diskon Rp 8.000 min. transaksi Rp 500.000 hanya berlaku via desktop & mobile web

3. Kode Kupon dapat digunakan untuk transaksi lebih dari 1(satu) kali
4. Ketersediaan tiket pesawat tergantung pada saat reservasi dan sesuai dengan
kebijakan dari masing-masing maskapai

5. Harga tiket pesawat suatu waktu dapat berubah mengikuti kebijakan dari masing-masing maskapai
6. Kupon tidak bisa ditukarkan dengan uang
7. Promo ini tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya, termasuk penggunaan PepePoin dan Kode Kupon lainnya
8. Setiap transaksi yang menggunakan Promo ini atau Kode Kupon tidak akan mendapatkan PepePoin
9. Setiap transaksi promo ini tidak dapat di-refund atau dibatalkan
10. Pegipegi berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
11. Periode keberangkatan kapan saja

Jika dihitung-hitung savingnya banyak banget buat yang mau pergi liburan, jadi bisa direncanakan dari sekarang nanti pas tanggal 9 November sudah boleh coba order tiket pesawatnya. Karena kesempatan diskon tidak datang dua kali, sebaiknya diorder sebelum kehabisan. Berasa deg-degan juga nih aku nungguin promo, kayak nunggu gebetan.

This artikel sponsored by PegiPegi


See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Monday, October 30, 2017

5 Theme Park Favorit di Asia Wisata untuk Keluarga

Bicara soal liburan dan jalan-jalan jika membawa serta keluarga pasti main ke destinasi favorit yang ramah anak dan bisa dinikmati semua umur. Buat wisatawan dari Indonesia, pergi ke theme park atau taman rekreasi bisa menjadi pilihan karena saat ini tiket taman rekreasi bisa dibeli sebelum datang ke negara tujuan, sehingga mudah dan tentunya lebih murah dibandingkan pembelian on the spot.

Di postingan kali ini saya merangkum beberapa theme park favorit khususnya di Asia yang bisa dikunjungi, biasanya selama liburan singkat. Cekidot yuk!

1. Universal Studio Singapore


Adult : IDR 690,000
Child (Ages 4-12) : IDR 520,000

Jam buka Universal Studio Singapore selalu sama setiap hari yaitu jam 10.00 AM (pagi) tidak pernah lebih cepat atau telat. Ketika masuk USS hal yang wajib dilakukan adalah mengambil peta/denah USS & jadwal acara. Hal ini untuk memudahkan kita mengatur jadwal dan planning atraksi apa saja yang ada di setiap zona.

Permainan yang bisa dicoba antara lain:
Sesame Street Spaghetti Space Chase
Lights, Camera, Actions! By Steven Spielberg
Transformer the ride 3D
Wahana Roller coaster Battlestar Galactica
Revenge of the Mummy (roller coaster setan)
Canopy Flyer
Jurassic Park Rapid Adventure (arung jeram)
Shrek 4D
Enchanted Airways (roller coaster mini)
Madagascar: A Crate Adventure (seperti istana boneka)

Tiket Universal Express
Apa sih Universal Express itu? Universal Express adalah tiket tambahan agar kita dapat menggunakan line khusus ketika antri di setiap permainan wahana.

Universal Express ada 2 macam:
1. Universal Express: berlaku hanya 1 kali penggunaaan jalur express di semua permainan. Harga mulai dari 30 SGD.
2. Universal Express Unlimited: dapat digunakan sepuasnya untuk antri di jalur express di semua permainan. Harga mulai dari 50 SGD.

Namun untuk low season tidak perlu membeli express karena biasanya nggak terlalu ramai.


Sunday, October 29, 2017

7 Destinasi Favorit Wisata Tempat Syuting Drama Korea

Suka nonton drama Korea? Drama Korea sudah diakui seluruh dunia kualitasnya, maka tak heran banyak website online streaming yang berlomba-lomba menyiarkan drama Korea. Seiring dengan booming dan konsumsi drama Korea yang sudah menjadi kegiatan sehari-hari, wisata di Korea pun naik berkat adegan-adegan yang apik di setiap scene drama. Penasaran, di mana saja sih syuting drama Korea ini?

1. Urk City

Drama: Descendants Of The Sun


Di episode 2 seperti yang kita tahu bahwa tim Alpha dikirim ke sebuah negara perbatasan untuk program perdamaian. Nama kotanya adalah Urk. Kota Urk dalam drama DOTS ini menurut seorang crew film menyatakan bahwa Urk terinspirasi dari keadaan di Irak. Kota Urk ini ternyata hanyalah sebuah kota buatan lho, khusus untuk keperluan syuting saja. Kota Urk ini berada di Taebaek Provinsi Gangwon yang berjarak tiga jam di sebelah timur Seoul. 

Wednesday, October 18, 2017

Review Softlens Warna Bulanan Freshkon Colors Fusion Warm Hazel




Kalau temen-temen mengikuti perkembangan blog aku, aku biasanya review beberapa hal yang spesifisik benefitnya. Nah, kali ini aku mau review softlens yang baru saja aku beli dari sebuah online store Lensza.

Lensza ini merupakan online shop yang awalnya khusus softlens, dan sekarang jualannya merambah nggak hanya softlens saja, tapi juga parfum, makeup, dan kacamata. Sayangnya di masa lalu aku punya love hate relationship dengan Lensza, yakni pada saat aku membeli softlens Bausch and Lomba bening pada tahun 2015 silam, ternyata softlens yang datang sangat sangat tidak nyaman dipakai, dan akhirnya berakhir semuanya di tempat sampah. Aku sempat insist meminta kontak Bausch and Lomb Indonesia namun pihak Lensza mengatakan tidak bisa memberikannya, sehingga selama 2 tahun ini aku benar-benar menahan diri sebisa mungkin tidak membeli softlens dari sana, takut kejadian yang sama terulang.

Nah, kemarin pas softlensku sudah kadaluarsa dan nggak nyaman dipakai, aku buru-buru mencari softlens baru namun kebetulan di optik kehabisan minus -3.75 yang biasa aku pakai. Okelah, mau nggak mau aku order dari Lensza, sambil berharap tidak ada kejadian softlens nggak nyaman lagi.

Kali ini aku nggak akan review Lensza, aku sudah move on dari kekecewaan masa lalu yang tak pernah selesai itu, aku mau review softlens-nya saja hahaha.

Thursday, October 12, 2017

Resep Ngemil Anti Gendut Aku Mulai dari Tahun 2011 Sampai Sekarang




Tanggal 30 September 2017 aku diundang oleh WRP dalam rangka Grand Launching WRP Fruit Bar, yang berlokasi di Gandaria City.

Bicara soal WRP, merupakan salah satu leading brand dari Nutrifood (yang bikin sari jeruk fenomenal nutrisari) yang mengkhususkan diri pada asupan diet. Kalau tadinya aku mengenal WRP sebagai susu diet, dan WRP cookies yang rasanya persisss banget sama cookies anak-anak, sekarang WRP punya varian baru, yakni WRP Fruit Bar dan WRP Low Fat Milk.

WRP Fruit Bar ini merupakan snack ringan yang sehat dan rendah kalori, dengan rasa apricot dan raisin, yang menjadi rangkaian WRP Diet Solution, dengan kandungan 80Kkal/saji.

Jadi buat yang berencana kurus tapi tetap ngemil, WRP Fruit Bar ini bisa dijadikan snack sehari-hari karena kandungan kalori yang rendah dan rasanya enak.




Jika tadinya WRP menyasar ke solusi diet, saat ini WRP menyasar generasi milenials dengan tag WRP Everyday, yang dimunculkan dalam Fruit Bar dan Low Fat Milk.

Di acara launching WRP Fruit Bar ini hadir juga vlogger kondang Janine Intansari (Jennah) yang juga berbagi tutorial ombre lips. Selain talkshow dengan Jennah, acara ini dikemas dengan rapi dengan adanya games-games yang diikuti oleh para blogger, dan ditutup dengan lunch bersama media, untuk bloggernya sendiri tidak disediakan lunch mungkin karena acaranya snack diet kali ya, hehe.

Yang menarik perhatian aku kali ini adalah bagaiman WRP berusaha keluar dari image diet untuk wanita mapan dan matang, menjadi snack diet yang bisa dinikmati sehari-hari. Jika dilihat dengan teliti dari packagingnya, berbeda jauh dengan packaging WRP terdahulu yang menggunakan font yang tegas, dan berkesan kuat serta mature.



Dari packagingnya saja sudah terlihat kalau snack baru WRP Fruit Bar ini sangat lucu, meriah, dan penuh warna, serta menggunakan font kekinian, jauh berbeda dengan WRP terdahulu yang banyak didominasi warna merah dengan background putih.



Begitu pula dengan kemasan WRP Low Fat Milk, yang tadinya susu WRP diperkuat dengan image gambar wanita dengan dress bodicon, sekarang ilustrasinya lebih penuh warna dengan atasan model sabrina dan flare skirt.



Menurut aku, packaging WRP kali ini keren, out of the box, dan kekinian.

WRP Fruit Bar ini terdiri dari:
1. Corn Flakes
Membantu mengurangi risiko sakit janting
2. Oat
Membantu menghindari diabetes
3. Quinoa
Kaya serat
4. Apricot
Berfungsi sebagai anti-aging
5. Chocolate
Melancarkan peredaran darah
6. Raisin
Untuk kesehatan mata



Sedangkan WRP Low Fat Milk ini merupakan susu rendah lemak dengan menggunakan pemanis alami gula stevia, dengan berbagai manfaat diet WRP, yang bisa dipergunakan dengan substitusi snack WRP Fruit Bar.

Untuk sehari-hari, aplikasi diet ala WRP yang mudah ini juga bisa dilakukan hanya dengan makan normal 3x sehari dan makan snack WRP sebagai cemilan di saat lapar (pagi hari, menjelang jam makan siang, juga malam hari saat begadang). 

Sebagai penikmat WRP, aku senang sekali dengan kehadiran varian baru ini karena bisa menghadirkan warna baru dalam rangka healthy snacking. Yang tadinya setia sama WRP cookies, sekarang bisa mencoba WRP Fruit Bar yang ukurannya kecil banget pas masuk ke makeup pouch. 

Karena sekarang gaya hidup sehat bukan lagi kekinian, tapi semua orang sudah bisa melakukannya, khususnya dimulai dari generasi kids jaman now, jadi nggak ada alasan lagi untuk nggak ikutan gaya hidup sehat. Apalagi konsumsi WRP semenjak 2011, sudah terbukti banget ke berat badan aku yang tidak naik-naik, bertahun-tahun lamanya ya segitu-segitu aja. Jadi keampuhan WRP ini sudah aku buktikan sendiri.

Buat yang sering dm aku gimana caranya supaya tetep bisa ngemil sehat dan nggak bikin gemuk (sudah terbukti semenjak aku masih belum menikah dan punya anak), ini caranya:


Jadi intinya tetap makan seperti biasa, namun di bagian snacking diganti dengan makanan yang lebih sehat. Apalagi buat yang suka begadang kayak aku, malam hari itu krusial banget karena jika ngemilnya yang berat dan berlemak, maka ya kurus hanya cita-cita saja.

Ini foto aku di tahun 2011 vs 2017


Tahun 2011






See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Thursday, September 28, 2017

Tempat Rekomendasi Berbelanja Oleh-Oleh di Tokyo

Jalan-jalan ke luar negeri ada yang kurang rasanya jika tidak membeli buah tangan. Well, walaupun saat ini tersedia jasa pembelian barang dari luar negeri, namun bertandang langsung ke negara tujuan dan melihat langsung serta menawar di pasar itu menjadi cerita dan kepuasan tersendiri buat para traveller.

Jika beberapa waktu yang lalu saya banyak membahas obyek wisata di Jepang serta tips untuk bepergian ke Jepang, di postingan kali ini saya mau berbagi beberapa tempat belanja oleh-oleh yang terkenal di Tokyo. Lebih baik habis uang daripada kecewa tidak membeli.

1. Matsumoto Kiyoshi



Ini jadi rekomendasi pertama saya karena saya sangat menyukai produk kosmetik, dan di sini, atau yang sering disebut Yellow Store karena banner tokonya yang berwarna kuning, banyak menjual barang-barang kosmetik drugstores dengan harga diskon. Siapa yang nggak kenal kualitas kosmetik dan skincare drugstores Jepang? Jadi buat penggemar kosmetik Jepang, tempat ini wajib mampir banget daripada sudah pulang ke Indonesia nyesel 1000% nggak belanja karena item di sini rata-rata memang tidak dijual di Indonesia. Buat para jastiper juga biasanya kulakan di tempat ini, lumayan banget kan sambil belanja bawain titipan teman bisa jadi rupiah.

Matsumoto Kiyoshi (Ikebukuro Part 2 Location | マツモトキヨシ (池袋Part2店)
Address: 1-22-8 Ikebukuro, Toshima-ku, Tokyo
Hours: open 24 hours
* Store closes every week on Sunday at 10:00pm and opens Monday at 9:00am
Access: 5 min walk from the East Exit of Ikebukuro Station (JR, subway, and private rail lines)

2. Don Quijote



Merupakan salah satu toko diskon yang terkenal dan punya banyak cabang, kalau di Indonesia sejenis kayak Daiso dan Miniso, dipadukan dengan menjual makanan dan kebutuhan sehari-hari. Hmmm, kayak toserba mini gitu jualannya banyak banget dan toko ini punya lebih dari 30 cabang di Jepang. Siap-siap, jangan kekepin dompet, beneran daripada menyesal tidak belanja.

Don Quijote Akihabara
千代田区 Tokyo, Jepang

Don Quijote Roppongi
Minato, Tokyo, Jepang

Don Quijote, Shinjuku
Shinjuku, Tokyo, Jepang

MEGA Don Quijote Shibuya Honten
Shibuya, Tokyo, Jepang

3. Yodobashi Camera



Saat ini saya lagi hobi ngulik kamera, tapi jaranggg banget ada toko kamera yang super lengkap di Indo, kalaupun ada model tokonya biasanya seperti toko kelontong. Saat membeli kamera mau tidak mau kami harus bertanya kepada penjaga toko, dan penjaga toko yang mengambilkan barangnya. Di Yodobashi ini beda, modelnya supermarket dan isinya super super lengkap, mulai dari elektronik, sampai kosmetik ada dijual di sini. Sekali masuk ke toko akan pusing memikirkan barang yang tidak dibeli, karena banyak, dan ehem harganya juga sudah kelihatan. Jadi kita mau beli atau tidak sudah tau harga duluan, nggak usah takut dikibulin babang penjaga toko haha.

Jangan lupa untuk mengecek voltase barang elektronik, pastikan tertera 100-240 V atau sampai di Indonesia harus pakai stavolt (sigh, pengalaman kalau ini). 

Alamat
Hanaokacho Kanda 1-1 Chiyoda-ku, Tokyo

4. Kiddy Land Harajuku



Jika ada yang menggemari anime, pemuja ilustrasi Ghibli seperti saya, maka saya akan rekomendasikan untuk masuk dan berinvestasi kembali di Kiddy Land ini. Berlokasi di Harajuku, Kiddy Land ini menjual berbagai macam merchandise anime, boneka, dan mainan-mainan-mainan serta pernak pernik lucu lainnya. Cocok untuk traveller yang membawa keluarga karena anak-anak pasti suka di sini. 


5. Hyaku Yen Store



Kalau sudah mampir ke toko-toko di atas, bisa dipastikan keuangan mulai seret, namun hasrat ingin belanja tak dapat dibendung. Oke, terakhir saya rekomendasikan mampir ke Hyaku Yen Shop di Tokyo, alias 100 yen store. Serba 100 yen, murah kan. Di sini bisa banget buat belanja oleh-oleh massal, karena harganya yang murah dan kualitas barangnya lumayan lucu-lucu. Daiso juga ada di Jepang, namun Daiso di Jepang beda dengan di Indonesia karena jualannya banyak dan jauh lebih lengkap. 

More Info About HIS dan HISGO  bisa baca di tautan berikut:


http://his-travel.co.id/ . HIS

#JelajahiDuniaBersamaHISGO


Ide-ide seputar fashion travelling, dan beauty tutorial, bisa follow channel Beautynesia yang membahas segala sesuatu tentang Jepang, dan aplicable banget tentunya buat wajah Indonesia.



See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...