Friday, December 23, 2016

Maybelline LIP FLUSH BITTEN LIP Lipstik Review - Gradients Lips 3 color



Kali ini reviewku bakalan menarik, karena aku review sekaligus 4 shade lipstik yang warnanya "berbeda". Iya, kadang pas aku baca review ketemu warna yang mirip-mirip aku jadi malah bingung gimana menentukan shade yang pas buat aku.

Masih soal lisptik, buat yang gemar nonton drama korea, pasti nggak asing sama trend yang udah bertahun-tahun ngga ada matinya, yakni ombre atau gradient lips. Lihat aja aktrisnya selalu tampil cantik dengan make up ringan dan bibir ombre yang nggak "fuller". Maybelline LIP FLUSH BITTEN LIP Lipstik ini menjawab banget buat yang kesulitan bikin gradient lips yang bagus, natural, dan cantik.

Emang bikin gradient lips itu susah? Iya, buat yang jarang makeup, kadang warnanya bisa ngga cocok. atau "kayak orang sariawan", atau "kayak habis makan bayi" errgghhh, ya gitu deh, ngga segampang kelihatannya. Apalagi buat yang jarang dandan. Jadi kenapa aku suka banget sama LIP FLUSH BITTEN LIP Lipstik ini karena bener-bener gampang, dan hasilnya cantik, bahkan buat ciwi-ciwi yang nggak pernah dandan sekalipun.

WHERE TO BUY?
Bisa dibeli di Sociolla (bulan Desember ini juga lagi ada diskon loh!)

PRODUCT TITLE
Tiga warna dalam satu lipstik untuk kreasi trendy ombre lips.
- Ciptakan trendy ombre lips secara mudah dengan tiga lapisan warna Lip Flush Bitten Lip.
- Diperkaya food grade pigments untuk warna lembut natural serta formula ultra creamy yang melembapkan.
Nah aku copas ini dari websitenya Maybelline, kira-kira bener nggak sesuai klaimnya ya?

PACKAGING



Sunday, November 27, 2016

15 Alasan Kenapa Kamu Harus Mempunyai BIO OIL - Produk Ajaib Multifungsi


Pencapaian hidup yang aku syukuri, banget, saat ini adalah telah dan sedang menjalani hidup sebagai ibu dari dua anak. Dikaruniai anak-anak yang baik dan lucu dari dua kali proses melahirkan, rasa senang dan bangganya luar biasa.

Di balik dua kali proses melahirkan, tentunya masalah stretch mark itu mau tidak mau harus dihadapi. Aku juga sudah beberapa kali mencoba beberapa produk penghilang stretch mark, namun sayangnya belum menemukan produk yang sangat multifungsi.

Kenapa harus produk yang multifungsi? Karena aku orangnya pelupa, pemalas, dan seringkali urusan anak-anak bikin nggak sempat untuk merawat diri. Kalau bisa sih punya sesedikit mungkin skincare tapi manfaatnya besar. Anaknya pemalas, abaikan. Jadi kalo kamu sama pemalas seperti aku, kamu harus mencoba BIO OIL.

Sekilas tentang BIO OIL
Bio Oil ini bukan produk baru, bahkan jauh beberapa tahun lalu ini menjadi wishlist aku karena diklaim bagus denga harga yang affordable, khususnya di forum MommiesDaily dan FemaleDaily. Apalagi popularitas Bio Oil semakin memuncak, semenjak Kardashians clan menggunakan minyak ini untuk mata dan body oil. (They had money and access to high end beauty product but still use this oil? Must be something)

Packaging
Tidak ada yang istimewa dari kemasan Bio Oil, namun aku sendiri suka dengan tutup ulirnya yang pas untuk travelling karena tidak takut isinya tumpah. Di boxnya juga terdapat leaflet yang menerangkan kegunaannya dengan sangat lengkap.

Wednesday, November 23, 2016

Daftar Alasan / Kode yang Diajukan oleh Asisten Rumah Tangga sebagai Alasan untuk Berhenti Kerja dan Terjemahannya


Masih belum bisa move on dari dunia per-mbak-an, namun rasa bapernya sudah hilang. Hehe, postingan ini aku dedikasikan buat para silent reader aku.

Beberapa hari yang lalu aku ketiban rejeki, jadi ceritanya aku dapat satu orang mbak baru (ART) dan baru kerja belum seminggu. Nah, ekspektasiku dengan bertambahnya tenaga kerja yang tadinya dua menjadi tiga orang, tentunya bisa meringankan pekerjaan, dan tingkat kebersihan rumah menjadi maksimal.

Tunggu, ekspektasi berbeda dengan realita.

Kalau kata suami aku, nambah satu orang ini, rasa-rasanya kayak ketambahan setengah orang saja, alias tidak maksimal. Baiklah suatu hari aku mengadakan meeting (ciyee meeting) dengan para asisten rumah tanggaku ini, dan tentunya dalam meeting tidak hanya apresiasi, namun juga teguran.

Rupanya, mbak baru aku, sebutlah namanya si Mawar, baper mamen. Iya, besoknya seusai meeting ini dia mau berhenti kerja. Ya, berhenti kerja. Syukur, daripada aku yang pecat musti siapin pesangon, dia berhenti sendiri aku jadi berhemat. Bisa beli lipstik baru, cihuiii.

Nah, di postingan kali ini aku bikin daftar alasan tenaga kerja rumah tangga ini untuk berhenti, atau kode-kode umum yang biasa digunakan sebagai alasan untuk tidak bekerja lagi, beserta terjemahan alias analisa dangkalnya.

1. Nikah >> biasanya ART yang mau menikah, akan melaksanakan resepsinya di kampung, dan 99% tidak kembali bekerja.

Tuesday, November 22, 2016

Review KA’FEN Impression Series Refresh Shampoo - Taiwan Brand




Hai gaes.

Kalau bicara soal rambut aku terkadang suka putus asa, karena dari kecil aku sudah berketombe, dan mengalami kulit kepala berminyak, bahkan sempat minyaknya ekstrem. Ketombe, kulit kepala berminyak, dan gatal sudah menjadi makanan sehari-hari. Jadi aku sangat suka bergonta-ganti shampoo, karena kondisi kulit kepalaku jauh lebih tidak stabil dibandingkan kulit wajah. 

Nah, saat ini kulit kepalaku sedang dalam masa pengobatan ketombe, di mana aku menggunakan shampoo khusus ketombe yang baunya kayak obat -_- sedangkan shampoo harian kemarin aku masih nyari-nyari dan pas banget ada shampoo Ka'fen sehingga aku bisa share reviewnya di sini.

Jadi aku pakai shampoo Ka'fen ini setelah rambutku cukup sembuh dari ketombe. Biasanya kalau pakai shampoo biasa, atau shampoo anti ketombe yang banyak di iklan, itu nggak cocok karena ketombe suka balik lagi, dan rambutku jadi lebih gampang berminyak dalam 2 hari saja. Otomatis aku harus lebih sering mencuci rambut, dan jadinya malah kulit kepala iritasi, balik lagi ketombe, pakai shampoo obat lagi, begitu terus siklusnya.

Friday, November 18, 2016

[Event Report] Opening Three Japanese Cosmetics Counter at Neo Soho Mall Jakarta Indonesia




Invasi merek kosmetik dari luar negeri ke Indonesia memang tidak ada matinya. Walaupun saya termasuk telat mengetahuinya, ternyata THREE Cosmetics yang berasal dari Jepang sudah masuk ke Indonesia tahun lalu. Counter yang pertama buka berada di Central Departemen Store Grand Indonesia, dan kali ini aku diundang untuk menghadiri pembukaan counter Three di Central Neo Soho.
Ini kabar bagus buat penikmat brand Jepang jadi tidak perlu repot harus nitip hand carry lagi. Kenapa hand carry? Iya, karena di ebay pun cari brand ini susah, dan jauh lebih mahal dari harga resminya.

President Three, Mr. Jun Ichibasi memperkenalkan produk terbaru yakni Shimmering Lip Jam dan Balancing Cleansing Oil.

Menurut aku, as first impression, produk THREE ini memang harganya di atas rata-rata namun konon sebanding dengan kualitasnya.

Monday, November 14, 2016

DR. FLORA White Nerolli Floral Water Cream Review



Hai, kali ini aku punya koleksi baru dari lini perawatan kulit Korea, yakni dari brand dr Flora. Tenang, ini bukan krim racikan dokter abal-abal yang berbahaya kok.

Aku mendapatkan kiriman Dr Flora Floral Cream ini dari Charis beberapa waktu yang lalu, dan baru sempat review sekarang, karena terus terang saja aku tidak mudah berganti-ganti skincare, dan biasanya untuk ngetest cocok atau nggaknya aku juga butuh waktu.

WHERE TO BUY?
https://hicharis.net/innovamei/Ce
Price $54.99

PRODUCT TITLE
DR. FLORA
White Nerolli Floral Water Cream

PRODUCT INFORMATION (FROM WEB DLL)
100% Organic, semua produk Dr. Flora bebas dari pewarna artifisial dan pewangi sintetis.

Friday, November 4, 2016

Review The Iron Samurai Coffee Gajah Mada Jakarta Pusat


Aku bukan penyuka tempat nongrong di semacam kafe karena biasanya kurang tersedia menu untuk anak kecil dan kereta bayi juga tidak bisa ditaruh dengan leluasa. Namun beberapa hari yang lalu mampir ke The Iron Samurai Coffee, ternyata cukup cozy, dan anak-anak juga tidak rewel.

Begitu masuk ke lokasi kita akan disambut oleh patung samurai ini.



Sunday, October 30, 2016

Tempat Rekomendasi Berbelanja Kosmetik Asli + GIVEAWAY VOUCHER BELANJA



Di jaman yang serba canggih ini, masih ada saja yang bisa tertipu barang palsu, khususnya dalam hal ini kosmetik. Strategi harga murah yang dilancarkan oleh para penjual kosmetik kw, ternyata masih mujarab mengelabui hati para wanita demi mendapatkan kosmetik mahal impiannya dengan harga miring, demi sebuah gelar sosialita. Penasaran? Mari kita kupas tuntas. 

Errr abaikan intronya yang mirip acara infotainment di televisi gaes....

Jadi ceritanya ini posting tandingan dari post aku sebelumnya yaitu tempat rekomendasi berbelanja kosmetik palsu. Kenapa gue bikin post ini? Simply karena kita suka berbelanja kosmetik, dan skincare (keduanya adalah pasangan sehidup tak mau mati yang tak bisa dipisahkan), dan seiring berjalannya waktu, pasti makin bertambah followers, baik di facebook, instagram, yang melihat celah interest kita, dan mereka nge-tag, atau nawarin dagangan kw.

Ini terjadi sama gue di mana isi followers instagram gue cukup banyak, selain dari teman, juga jasa penggemuk, jasa peninggi badan, jasa penaik followers, yang nggak ada mungkin jasa mempelai pria aja sih, karena gue sudah punya. Jadi pliss follow instagram gue ya di @innovamei ya ya ya maksa dikit.

Atau si pemilik akun penjual kosmetik kw ini ngadain giveaway, di tempat promosi online shop, atau di akun gosip yang setia gue puja puja yaitu si lam***, anything that can be your interest, mereka ini akan selalu ada.

Pada saat kita sudah pegang barang  palsu atau kw itu, kita belum tentu tahu kalo barang itu beneran palsu, apalagi jika belinya dari yang ngaku-ngaku ori. Ngok! Belum tentu juga, temen, sodara, mamah, tante, atau siapapun di sekitar kita punya barang aslinya. Bisa aja sih kita nanya ke make up enthusiast di instagram, tapi ya karena beberapa orang sibuk kadang habis nanya kita juga lupa. Ngok lagi! Dan akhirnya? Ya barang palsu yang kita ngga tau tadi dengan santainya kita templok-templok ke muka deh.... Triple ngok. Dapet gelas.

Wednesday, October 26, 2016

My Bra Haul - Joining Breast Cancer Awareness Month Campaign with Seibu Grand Indonesia



Halo!

Ladies, bulan Oktober, selain sebagai bulan halloween dengan hiasan labu di mana-mana, juga ada satu moment yang tidak kalah penting yakni bulan peduli kanker payudara atau Breast Cancer Awareness Month yang diprakarsai oleh WHO. Breast Cancer Awareness Month ditandai di negara-negara di seluruh dunia setiap Oktober, membantu meningkatkan perhatian dan dukungan untuk kesadaran, deteksi dini dan pengobatan serta perawatan dari penyakit ini.

Kanker payudara adalah jenis kanker paling umum pada wanita di seluruh dunia, baik di negara maju dan berkembang. Dan menyebabkan angka kematian yang fantastis. Maka dari itu kenapa setiap bulan Oktober ditandai dengan atribut pink ribbon dan banyak departement store, mall, yang mengajak untuk ikut serta dalam campaign Breast Cancer Awareness ini. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit kanker payudara, serta kesadaran untuk memeriksa dimulai dari memerika sendiri, sampai melakukan pengecekan secara medis.

Aku juga ikut berpartisipasi dalam campaign Breast Cancer Awareness Month bersama SEIBU GRAND INDONESIA. Iya, aku yakin yang tinggal di Jakarta pasti sangat familiar belanja di Seibu. Kabar baiknya, dengan berbelanja di Seibu kita bisa ikut menyumbang untuk para pasien kanker payudara yang kurang mampu.


Review - KLAVUU RED PEARLSATION UV Protection City Defencer SPF50+ PA+++



Gaes sudah tahu belum, kalau salah satu faktor penuaan di kulit, itu disebabkan oleh sinar matahari, yang langsung mengenai ke kulit kita?

Iya, bahkan di dalam ruangan pun kita bisa terpapar UV light, contohnya dari lampu!

Jadi jangan heran, kenapa sekarang masih muda kok ada yang sudah timbul guratan halus. Itu adalah salah satu efek dari ultraviolet yang tidak di-filter oleh kulit. Ehm, kabar buruknya, kalo kalian sudah tidak remaja lagi seperti aku, itu bisa menimbulkan banyak hal, contohnya flek. 

Makanya, salah satu pilihan berinvestasi selain kesehatan, belanja belenji apartemen, kita juga perlu invest ke skincare. Salah satunya, yang paling mendasar adalah: sunblock!

Kali ini, aku akan review salah satu skincare aku yang termasuk dalam kategori sunblock, yaitu KLAVUU RED PEARLSATION UV Protection City Defencer SPF50+ PA+++.

Klavuu ini ini adalah salah satu top brand dari Korea, yang mengandalkan perawatan kulit berbahan dasar mutiara dari perairan yang tidak tercemar. Aku mendapatkan produk ini dari Charis.

Baca juga review produk lain yang aku dapat dari Charis:

From the web:
KLAVUU is a combined Swedish word of ‘Klar’ and ‘Vuu’. The word Klar means ‘clear’, representing our philosophy of providing you a clear product and ‘Vuu’ means ‘view’. Together, the words represent our concept of delivering you a clear and clean philosophy. 

‘O’ typography symbolizes the trust you can have in us as a professional beauty care brand. 

Pearl is the only jewel that forms in a live organism. 
It goes well with every place and anyone. It holds its own distinctive beauty and purity of nature. 
If you aspire to treat your skin with such precious beauty, KLAVUU can become your own beauty secret.

Dan kenapa aku pilih brand ini? Karena simply ngga Korea banget, dari namanya, terus di boxnya juga ada bahasa Inggrisnya, jadi suatu saat kalau aku lupa cara pakainya, tinggal lihat di kemasannya aja.

Sunday, October 16, 2016

Jadi Ibu Bekerja dengan Dua Anak Tidak Boleh Sakit - Review Theragran-M Multivitamin - Mineral



 Jadi ibu itu tidak boleh sakit. Dulu quote itu yang aku dapatkan dari ibuku, dan belakangan ini aku mengalaminya juga. Sudah satu bulan terakhir, semenjak mbak yang jagain anak-anak kabur berhenti, alhasil pekerjaanku dalam menjaga anak-anak dan printilan mereka jadi bertambah, di tengah kesibukan bekerja.

Aku orangnya termasuk jarang sakit. Badan "cukup" besar, tapi ngga merasa gendut, dan makanku termasuk banyak untuk ukuran ibu-ibu berbadan sedang. Ya, ngga heboh-heboh banget sih, tapi kalo makan mi instan minimal dua bungkus ditambah lauk pauk tentunya.

Selama ini aku cukup keras mempertahankan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna seperti yang diajarkan di sekolah dasar jaman dulu, dan juga sesekali mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah kecil untuk membantu melancarkan peredaran darah. Multivitamin? Aku tidak terlalu saklek dalam aliran vitamin, selama vitaminnya enak dan ngefek aku makan saja, namun beberapa tahun belakangan aku sudah setia dengan satu merk vitamin.

Suatu hari, karena kesibukan yang menggemuk dan waktu sehari 24 jam terasa makin kurang, aku mulai ngga enak badan. Ya, tidak enak badan itu bukan sakit, tapi lebih ke rasa kurang sehat di mana jika didiamkan akan menuju sakit. Amit-amit jangan sampe sakit, karena sakit bisa berabe, kerjaan di rumah walaupun online, tetep ada dua line usaha yang dikerjakan, serta dua anak yang harus diurus. Pas hari itu juga aku kehabisan stok vitamin yang biasa aku minum, jadinya esok harinya aku beneran sakit flu, dan alhasil banyak hal endesbre-endrebri yang terhambat, mulai dari urusan makanan para dedek dan urusan kerjaan. Aw...kacau deh pokoknya. Sakit tuh asli tidak asik dan menyebabkan banyak urusan terganggu.

Friday, October 14, 2016

Milbon NEU DEU SILKY LUXE Review (Shampoo, Hair Treatment, and Nutrient) + Elujuda Hair Oil - Japan Brand

Hello! Hari ini aku punya review produk yang sudah cukup lama beken di luar negeri, khususnya di Jepang, yaitu perawatan rambut dari Milbon. 

Shampoo, treatment dan hair nutrient

Tentang Milbon
Milbon sejak tahun 1965 merupakan brand perawatan rambut, bahkan di Jepang sendiri hanya bisa didapatkan di salon-salon. 

Aku sendiri sebelumnya sudah pernah pakai shampoo Milbon ini, aku belinya yang pouch 1 liter karena harganya lebih murah dan isinya juga sangat banyak. Harganya yang 1 literan tuh under 1 juta, lumayan sih, tapi sebanding dengan hasilnya. Aku belinya sih dikirimin sama seller kenalanku dari Jepang, cuman ya gitu deh kalo belanja antar negara masuknya kan suka lama, apalagi sekarang sudah repot jika memasukkan barang kosmetik dari luar negeri, jika kalian pernah membaca postinganku sebelumnya tentang berbelanja online. Makanya untuk kosmetik dan perawatan aku sarankan untuk membeli dari distributor resmi atau reseller resmi yang ada di Indonesia saja, dan enaknya dari Milbon Indonesia bisa langsung mereferensikan kalian ke salon yang menjual produk Milbon berdasarkan lokasi.

Pada saat aku tahu, ngga sengaja sih lihat di instagram ada Milbon Indonesia, sekarang enak kalo mau beli tinggal kontak ke mereka aja, nanti mereka akan kasih list salon yang menjual produk Milbon berdasarkan lokasi tempat tinggal kita. 

Nah kali ini yang akan aku review adalah Milbon Deesee's Series Neu Due Silky Luxe, yaitu shampo dan treatment untuk di rumah yang dikhusukan untuk tipe rambut halus tipis, serta Elujuda  yaitu perawatan rambut tanpa dibilas.

Wednesday, October 12, 2016

Curhat Nih, Drama Asisten Rumah Tangga!

Halo, pembaca setia blog Innova. Ah, ya aku belum punya sebutan khusus buat readers aku di blog ini, tapi percayalah apapun itu aku sangat menghargai setiap page views dan komentar yang masuk.

Beberapa hari belakangan saya mulai men-seriusi satu topik yang sebenarnya sudah lama menjadi momok, atau mungkin drama ya buat mostly "working mom", yaitu asisten rumah tangga, alias ART. Nahhhh! Saat ini, posisi saya memang adalah "stay at home working mom", alias ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Buat yang mau tau saya bekerja sebagai apa, saya aktif sebagai admin jasa impor barang dari luar negeri.


Ternyata, rempongnya ngga kalah sama buibuk yang bekerja di kantor. Ya, saya pun sama kok, anak tetap menjadi prioritas, dan enaknya sih saya tidak kena macet di jalanan. Ngga enaknya apa? Kalau tidak ada ART, maka hari-hari awal kekosongan hati posisi ART ini menjadi hari-hari yang memaksa saya untuk tangguh.

Saya sudah gonta ganti ART beberapa kali, dan saya pengen cerita di sini supaya bisa plong, karena saya yakin banyak ibu-ibu yang senasub dengan saya, percayalah Anda ngga sendiri kok, jadi saya sekalian curhat supaya hati tetap tenang dan lega. Sebelum cerita, saya terkadang prihati mendengar cerita ibu-ibu lain, teman, dan saudara yang dikibuli oleh yayasan penyalur tenaga kerja ART ini. Kenapa? Banyak, mulai dari biaya admin yang mahal, dan yang paling sering terjadi adalah selepas masa garansi, maka akan ada "seribu alasan" si mbak ini pengen berhenti kerja.

Tips: Sebaiknya, begitu si mbak ini sudah mulai bekerja, berikanlah nomor hp yang baru (kasih iming-iming pulsa diisikan juga bisa), supaya dia pakai nomor baru, setidaknya yayasan atau calo-calo lain kesulitan untuk membujuknya. Ini nggak 100% working, tapi dari teman-teman ini lumayan memperpanjang usia mereka bekerja.

Aku sendiri sih belum pernah pakai ART yang nginep karena lokasi tinggalku di apartemen lumayan sempit kan, jadi ngga ada kamarnya gitu deh. Untuk ART yang jagain anak-anak, saya sudah ganti sampai saat ini 3x, tidak termasuk yang baru coba kerja 1 hari udah ngga kerasan.  namanya Mawar. Si Mbak Mawar ini bekerja di saya kira-kira tahun 2015 awal, yang masukkin itu mbak yang bekerja cuci gosok. Iya, saya pakai 2 ART, 1 untuk jaga anak + bersih-bersih, dan 1 untuk cuci gosok. Mbak Mawar ini usianya hampir 40, dan anaknya dibawa keduanya pas kerja. Dia kerja lumayan lama, sampe 1 tahun, sampe katanya dia diminta suaminya balik (suaminya di Bogor). Mungkin si bapak kesepian, akhirnya dia berhenti karena balik kampung.

Ganti mbak kedua, hanya bertahan selama 2 bulan saja. Namanya Melati, masih muda usia 30 tapi belum punya anak, jadi agak kikuk mengurus bayi dan anak balita saya. Di bulan kedua, Melati berhenti kerja, setelah gajian langsung ngga masuk lagi. 

Mbak ketiga, namanya Mika. usia masih mudah 25an, dengan 1 anak, anaknya di kampung. Pinter sih, dan dia mau terima hibahan lipstik preloved saya, eh ternyata 1 bulan kerja ngga masuk lagi setelah gajian.

Dan satu orang lagi yang baru masuk Senin minggu ini, baru satu hari kerja, sudah ngga masuk lagi besoknya dengan alasan sudah diterima kerja di tempat lain. Ah sudahlah! Saya ngga terlalu ambil pusing juga.

Saya berpikir, apa yang salah? Yah, dari tanggapan-tanggapan yang sudah-sudah memang para ART ini adalah jenis sumber daya manusia yang susah dikendalikan, karena mostly maaf uneducated. yang membuat saya kesal itu terkadang kita sudah berusaha memperlakukan mereka dengan baik, namun pas mau berhenti ternyata ngga ada itikad baiknya sama sekali, alias langsung cabut, atau berhenti dengan alasan yang dibuat-buat, alias bohong. 

Sekarang sementara saya tanpa ART jagain anak-anak. Kalo ditanya capek, ya pasti capek, ditambah kesibukan utama, terus ada online shop yang perlu dipacking setiap hari, juga kesibukan blog.

Memang susah berdamai dengan kenyataan, memang punya ART sih lebih asik, bisa bobo-bobo cantik sementara anak dimandiin sama ART. Saya turun tangan kalau keduanya sudah jejeritan aja. Saya sendiri bukan penyuka bangun pagi, juga bukan ibu-ibu idealis yang tidak butuh asisten. Apalagi untuk mengikuti mewahnya MPASI yang di-share di facebook, alangkah asiknya punya ART.

Suami saya untungnya baik dan pengertian banget, beliau ini bukan orang yang memaksa setiap hari harus ada masakan mama di meja kerja (saya tidak punya meja makan di rumah), jadi kalau pas lagi banyak kerjaan dan saya tidak sempat masak pun bisa order makanan dari luar. Tapi tetap saya idealis kalau makanan untuk anak dan bayi, saya yang masak sendiri.

Tapi saya juga bersyukur ART yang selama ini datang dan pergi orangnya baik-baik, ngga ada yang keluar dengan cara ribut-ribut, semuanya rata-rata keluar dengan anggunnya (tanpa bilang) setelah menerima gaji. Hmmm, saya jadi mikir apa gajiannya ditelatkan saja ya biar gak segampang itu keluar masuk kerja? Atau ada tips-tips untuk bisa punya ART yang awet ya? Haha....sudah ah curhatnya, saya mau masakin anak-anak dulu, ngga ada mbak nih.

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Friday, September 30, 2016

Event Report - Mengulik Sebuah Brand Kosmetik Lokal Besutan Artis - Dissy by Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty

“GATHERING BEAUTY BLOGGER WITH DISSY”

Buat yang pengen membaca event report yang sedikit berbeda, bisa melipir ke sini, karena gue akan kongkow melalui tulisan ini, tentang brand Dissy, dari kacamata sesama entrepreneur. Jadi, yang nyari event report dengan isi foto-foto makanan selama acara, maaf ya ngga ada hehe. Eh ada nih:

satu aja ya foto dengan makanan bersama blogger kece si Bule!

Photo credit to Muhammad Rahul Gobel


Jadi begini, beberapa waktu yang lalu, gue diundang ke Dissy blogger gathering, tentunya bersama para beauty blogger yang lain, yang kalian nanti bisa lihat wajah-wajah cantiknya di foto akhir postingan ini. Tentunya si pemilik brand, yakni  Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty hadir sebagai narasumber.

Satu kata yang gue rasakan tentang event ini, sebelum bicara asik atau nggaknya. Jauh! Iya, lokasinya lumayan jauh, karena gue di Jakarta Pusat dan acaranya di planet Kemang. 

Tapi ada beberapa poin kenapa acara Dissy ini sangat menarik, bahkan gue mengetik event report ini dengan sangat bersemangat.
Photo credit to Muhammad Rahul Gobel

1. Dihadiri oleh owner langsung

Bukannya gue anti sama yang namanya delegator, atau brand ambasaddor sebuah brand. Namun kehadiran owner ini buat gue memiliki nilai personifikasi yang lebih tinggi, dan biasanya kisah-kisah yang disampaikan lebih jujur, ketimbang seorang brand ambasaddor, atau marketing managernya.

Photo credit to Muhammad Rahul Gobel


2. Feedback yang berbeda karena yang hadir adalah blogger

Beauty blogger, yep makhluk-makhluk kayak gue, dan teman-teman yang lain, ini adalah makhluk yang sangat krusial picky-nya! Picky on everything, especially makeup. Kita maunya sesuatu yang bagus, murah, tahan lama, dan ngga bikin jerawatan! Eh, makeup sama kulit wajah kan jodoh-jodohan ya.
Photo credit to Muhammad Rahul Gobel


3. Kendala awal memproduksi Dissy

Gue kira brand Dissy ini laku, karena yang punya artis. Ternyata ngga seperti itu. They was failed, and it's so human. Ya, kegagalan penjualan sabun dan body lotion sebanyak 1000 buah yang telah diproduksi, ditolak oleh toko-toko.

Photo credit to Muhammad Rahul Gobel

4. Shift ideas!

Di sini part yang cukup menarik. Di kala ketidaklakuan produk Dissy, Andika dan Ussy ternyata tidak patah semangat. We talk about business here, once you stopped it, it will stopped forever. Jadi, hal ini jadi masukkan yang bagus, khususnya buat kami para blogger, juga buat gue yang selain blogger juga mengelola usaha sendiri. Lanjtannya, sabun dan body lotion tadi, akhirnya terjual di instagram yang mayoritas adalah fans. Skip, akhirnya Dissy memproduksi lipstik dan produk kosmetik lainnya, dan mayoritas penjualan lewat instagram.

5. Kendala yang dihadapi saat ini

Packaging. Yang gue lihat memang packagingnya sangat-sangat biasa, bahkan kurang menarik. Konon, permintaan pembuatan packaging yang berbeda membutuhkan cetakan khusus sehingga harga akan menjadi lebih mahal dari pabriknya, sehingga biaya lebih difokuskan pada kualitas produk. Masuk akal, memang pabrik yang memproduksi kemasan di Indonesia tidak terlalu banyak.
Parfum. Wanginya kebanyakan standar, tidak terlalu wow ya. Ini juga salah satu kendala di mana varian parfum, atau minyak esensial yang beredar di Indonesia memang tidak terlalu banyak. Kalau mau lebih bagus, memang harus impor lagi.

6. Upcoming product

Pastinya masih ngga jauh-jauh dari kosmetik, yaitu bb cream, serta lip cream stick. Aku pribadi sih masih menantikan perubahan packaging, minimal dari font yang masih agak "jadul" hehe. Semoga ke depannya nanti bisa banyak perkembangan lagi untuk brand Dissy, secara ini produk asli Indonesia, terlepas dari siapapun ownernya.


Photo credit to Muhammad Rahul Gobel
Kalau menurut pendapat gue sih, secara event semuanya oke, tertata rapi dan acara berjalan lancar. Gue sendiri sih sukanya Dissy ini harganya cukup murah, padahal besutan artis kirain mahal getow. Kualitasnya sendiri lumayan bagus, sebagai kelanjutannyadi postingan berikutnya aku akan review beberapa produk yang aku dapat dari Dissy ya!


See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Wednesday, September 28, 2016

Review Shinzu’i Facial Wash dan Body Lotion - Cara Mudah Memutihkan Kulit Wajah dan Badan

Hai guys!

Beberapa bulan ini aku sibuk dengan urusan kodrat wanita yakni dunia bayi dan anak, sehingga untuk merawat kulit pun rasanya waktu jadi berkurang. Karena waktu untuk perawatan kulit berkurang, otomatis aku makin selektif memilih produk khususnya untuk perawatan kulit wajah. Sejujurnya, aku tidak sempat kalau harus mengikuti layering skincare, karena memang tidak punya waktu sebanyak itu, namun aku tetap mau supaya kulitku tetap terlihat bersih dan cerah.

Nah, beberapa waktu yang lalu aku mendapat kesempatan untuk mencoba rangkaian pembersih kulit wajah dari Shinzu'i. Kalau dengar brand Shinzu'i sendiri, aku rasa semua sudah tahu bahwa Shinzu'i merupakan satu brand yang cukup lama dikenal di Indonesia dengan spesialisasi mencerahkan kulit dengan formula dari Jepang.



Bukan rahasia lagi, orang Indonesia menginginkan kulit yang putih dan cerah seperti orang Jepang. Ya, di negara Asia Jepang sangat terkenal dengan kulit yang cerah, dan menarik. Rahasianya ternyata bukan hanya pada pigmen kulit bawaan saja, tetapi juga terletak pada perawatan kulit sehari-hari yang digunakan, khususnya untuk kulit wajah yang merupakan bagian tubuh pertama yang terpapar matahari.

Ehm, aku perlu luruskan dulu ya, bahwa penggunaan perawatan wajah yang benar itu bukan membuat kulit wajah menjadi lebih putih dari kulit leher, atau badan. Jadi cara kerja sabun pembersih wajah yang benar adalah membantu membersihkan kotoran yang menempel di permukaan wajah, sehingga kulit yang bersih itu menghasilkan efek cerah. Walaupun kulit seseorang berwarna coklat, tapi kulit coklat yang bersih dan tidak kusam itu yang akan bikin kulitnya kelihatan cerah dan menarik.

Selain mencermati cara kerja produk pembersih wajah dan turunannya, aku juga biasanya pasti akan mencari tahu bahan-bahan apa yang digunakan dalam sebuah produk. Kenapa begitu? Karena banyak produk di luaran sana yang memberikan klaim hasil instan (kedengarannya tidak masuk akal) ternyata terbuat dari bahan-bahan yang berbahaya, dan tidak jelas. Lalu bagaimana dengan produk dari Shinzu'i, apakah bahan-bahan yang digunakan? Yuk lanjut baca review aku untuk produk Shinzu'i Facial Wash Regular dan Anti Acne.

Wednesday, September 14, 2016

Review Glamskin Papaya & Grapefruit Mist Moisturizing Gel - A Mist Can Carry on Airplane Cabin

This post written both in English and bahasa. Enjoy!

A black beautiful beauty box from Charis


Hi everyone, this time I'm back with a new product for review, from Charis. So, I think this is called new product because this model is quite in my country Indonesia. Yeah, that perfumed moisturizer in spray packaging. Cute isn't it?



The products that I review this time is: "Glamskin Papaya & Grapefruit Mist Moisturizing Gel"

Its name is long, as well as function. This product I got from beauty box sent by Charis, which is an online shop of the South Korea-based influencer.


This is a brand from Gran Beauty, which is CEO Gran executive was director of marketing at Estee Lauder. Why Gran? Since this product is more important function than branding and packaging. See that name is long and has a lot of function. Yay!



Wednesday, August 31, 2016

[Review] $1.2 Cheap Matte Lipstick - Lindor Colorfix Lipstick Shade No 14, 38 and 43

Lindor Colorfix Lipstick?
Hah?
Merk apaan itu?

Ayok kenalan dulu kalo belum pernah dengar.Aku menulis postingan kali ini dengan hati berbunga-bunga. Iya, buat kita wanita, bunga-bunga itu sebenarnya sangat sederhana walaupun tidak menutup kemungkinan bunga deposito tetaplah berjaya. Ceritanya, suata hari jalan-jalan ke pasar beli ikan (yes, emak-emak life), aku mampir ke toko kosmetik, bukan untuk membeli kosmetik baru, tapi beli kapas. Eh di gundukan kosmetik yang dipajang tersembul lisptik yang menggelepar seolah menanti seorang putri untuk meminangnya.

Gambar bibir di kemasan yang menunjukkan shadenya, walaupun nggak mirip saat dipakai. Penasaran warnanya? Yuk lanjut baca!


Aku sih biasanya nggak tergoda untuk beli lipstik, susu anak masih jadi prioritas utama. Namun ketika si mas-mas toko pasar ini bilang lipstiknya bagus dan harganya 15ribuan saja, ya udah aku coba beli. Sayang sekali tidak ada tester, brosur, atau lipstik dummy untuk sekedar kuraba-raba selain hanya si mas-mas yang jelas nggak mungkin diraba. Gile! Aduh ngomongin raba-raba jadi pikiran gue ke mana-mana....Maafkan daku pemirsa.....

Wednesday, August 24, 2016

Review - Softlens FreshKon® Alluring Eyes Cosmetic Contact Lenses Magnetic Grey



Hai guys. Setelah lama vakum dengan review produk yang aku pakai, kali ini aku mau membagikan sebuah review dengan gembira, karena ini salah satu produk yang aku cocok pakainya, jadi nulisnya pun dengan hati senang, sambil berharap ada yang ngasih lagi. #kodekeras

Yang aku review ini softlens FreshKon® Alluring Eyes Cosmetic Contact Lenses Magnetic Grey, sebuah brand yang lumayan jadul, udah ada semenjak aku SMA. Aku mendapatkan softlens ini dari menang giveaway di instagram atau facebook gitu, karena cocok di aku sekalian aku buatkan review.

Ceritanya, seiring dengan pertambahan usia, sepertinya aku merasa softlens yang dulu kupakai cocok, sekarang sudah tidak nyaman lagi. Entah ada perubahan bahan yang dipakai, atau memang mataku yang sudah berkurang. Jadi sekarang kalau mau mencoba softlens aku tidak berani sembarangan, apalagi yang penjualnya pun tidak tahu barang yang dijualnya.


Oke, yuk langsung lihat reviewku!

WHERE TO BUY?
Untuk membelinya brand Freshkon ini banyak dijumpai di optik. Tinggal tanya aja ke optik terdekat.

PRODUCT INFORMATION (FROM WEB)
Ini aku copas langsung dari website Freshkon Indonesia.

Natural Look
  • Natural shades
  • Defined outline for alluring bigger, brighter eyes effect
Superior Comfort
  • Hydrophilic(water loving) surface for comfortable wear
  • 58% water content for optional comfort
  • Hyaluronic Acid (HA) for optimum ocular lubrication and hydration, thus enhanced comfort and clarity
  • Easy to fit, no curling lens problem
Excellent Vision
  • Large optical zone for clear vision
  • Wide power range from -0.00D to -10.00D
Health Benefits
  • Daily displosable - a fresh new pair everyday
  • UV inhibitor*
    *Blocks 80% of UVA and 96% of UVB


Hydro Micro-Insulation Technology
Micro-colorants are locked and insulated, isolated from your eyes
Benefit: Superior wearing comfort & lens performance
Oxygen Permeability Efficacy
Strategic dispersion of micro-colorants does not compromise on the oxygen permeability
Benefit: Optimum oxygen flows through the cosmetic lenses, allowing for healthy and beautiful eyes

Thursday, August 18, 2016

Mudahnya Mendapatkan Kosmetik dan Pangan yang Berbahan Kurang Bagus dan Kurangnya Tindakan BPOM

Halo guys! Semoga selalu sehat walafiat dalam lindungan Tuhan ya.

Ehm, sebenarnya aku termasuk jarang membahas soal pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari aku di blog ini, karena tadinya blog ini aku khususkan membahas produk make up dan skincare saja. Ternyata, makin banyak dibahas, debu-debu kosmetik dan printilannya itu tidak hanya berhenti pada review produk, event report, dan asik-asikan pajang haul kosmetik. 

Hubungannya dengan pekerjaan aku, selain jadi ibu rumah tangga yang super perkasa mengurus dua anak yang masih di bawah lima tahun (satu bayi dan satunya umur 3 tahun sekian), aku juga meng-handle jasa order di http://jasaebay.16mb.com/  yang sudah kujalankan semenjak tahun 2012. Suatu hari, ada seorang customer yang chat ke aku, nanya bisa masukkin obat atau tidak? Ya aku jawab apa adanya, kalau obat, kosmetik, serta makanan jika dicek pada saat di bea cukai Indonesia, maka akan dimintakan sertifikasi dari BPOM. Jika tidak ada, siap-siap aja barangnya tidak akan pernah sampai ke tangan kita.

Tapi ini ceritanya beda, aku sudah kasih tahu risikonya, customer tetap mau coba (siapa tahu lolos), karena obat ini dibeli untuk orang tuanya (sakit yang pasti, tapi gue gak kepo nanya sakitnya apaan), dan akhirnya aku oke-in dengan risiko barang tidak bisa sampai (kalau seandainya gak sampe tetap bisa refund kok, no worry, cuman capek menanti aja. End of story? Doi pesen beberapa produk, sebagian keterima, sebagian harus refund. Oke skip...ini hanya pembukaaan saja dari apa yang saya mau bahas hari ini.

Yang saya pertanyakan di sini, BPOM kita itu ngapain aja sih tugasnya? Okelah kalau itu obat yang tidak bersertifikasi di negara asalnya silakan saja dipertanyakan. Obat yang saya orderkan itu jelas-jelas bersetifikasi FDA. FDA itu U S Food and Drug Administration, alias BPOM-nya Amerika. Intinya yang aku mau argumenkan di sini, kenapa kita musti repot dan capek beli barang di luar negeri, itu bukan kita sengaja cari masalah sama BPOM, tapi memang barang itu gak dijual di sini, dan di luar negeri sana barangnya ada, real, original, dan ada sertifikasi dari pengawas pangan di negara asalnya. 

Oke postingan ini mengandung vibe negatif, gue lagi super kesel sama BPOM.

Gini deh, kita flashback aja pada kasus-kasus "pembunuhan" customer yang dilakukan oleh penjual obat dan makanan, yang gue tau di tahun 2015-2016. Yang mau nambahin silakan comment aja nanti akan gue update postingan ini.

1. Mei 2015 - Penemuan bahan berbahaya pada makanan yang dijual di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat. Siapa yang jadi tersangka? Siapa yang dipenjarakan? Siapa? Nggak ada!


Siapa korbannya? Semua. Ya, para karyawan yang pulang kerja dan makan di sana, para pelajar yang juga makan di sana, ibu-ibu yang juga makan di sana. And those seller didn't f*cking care!



2. Maret 2016 - Es teh dari air limbah di Monas. Sama, ini juga nggak ada pedagang yang dipenjara. Dan di situ saya merasa sedih.




3. Juli 2016 - Vaksin Palsu. Buat yang punya dedek-dedek pasti aware sama berita satu ini, di mana vaksin palsu beredar di beberapa klinik dan rumah sakit. Menteri kesehatan ke mana?




Terus yang jualan di sekeliling kita? Buat yang pernah nonton "Reportase Investigasi" pasti tau kalau banyak pedagang kaki lima, warung, restoran dll yang menggunakan bahan berbahaya dicampurkan ke dalam makanan yang dijualnya supaya awet, bagus, dll. Helloooooo BPOM kalian ngapain aja? Masak nggak satupun kalian yang bekerja di BPOM itu punya hati untuk turun ke lapangan dan ngecek, atau minimal ambil sampel acak dari pedagang kaki lima, untuk melihat apakah ada barang berbahaya di dalam makanan atau minuman yang dijual?

Gue nggak ngerti. Sampe saat ini nggak ada 'kan satu orang pun yang masuk penjara karena mencampurkan bahan berbahaya ke dalam makanan? Sedangkan kurir narkoba dihukum sangat berat, bahkan hukuman mati. Nanti giliran kena tangkap basah, alasannya rakyat kecil, cuman pedagang kecil, dll dll. Minta dikasihani, tapi kalian tidak peduli dengan nyawa orang yang beli dagangan kalian. Gue geram banget kalo inget itu.

Jangankan bahan makanan berbahaya, es batu aja, kalo terbuat dari air mentah, itu bahaya banget. Banyak bakteri yang termakan. Dan coba tebak, siapa konsumen es batu paling banyak? Anak-anak. Ya anak-anak kecil. Dari mana gue tau? Dulu, ada pengasuh anak gue yang anaknya suka banget jajan es di kaki lima, dan anaknya sering banget sakit. Padahal anak gue juga sering minum es (es batu yang gue bikin sendiri pake air galon), dan anak gue jarang sakit. 

Pedagang model ini yang harusnya diedukasi. Kalo bisa jangan hanya sekedar menjual makanan, tapi juga tau bahan-bahan yang digunakan itu apa saja. (Orang tua gue yang ngajarin ini. Mereka jualan makanan, dan guess what, bokap guw tiap hari makan makanan yang dijualnya, because he wants other people also loves the food taste he sell, while other seller doesn't even know what are they selling). Dan menurut gue nggak hanya sekedar diedukasi, kalo masih ngeyel, penjarain aja. mereka nggak peduli kesehatan orang lain yang beli dagangan mereka, mereka nggak pusing orang itu adalah bapaknya anak-anak lain yang masih sangat dibutuhkan oleh keluarganya, atau ibunya anak-anak lain yang anaknya masih berharap ibunya berumur panjang, karena efek samping bahan berbahaya ini jangka panjang. They just don't care!

Jadi BPOM ngapain aja? Nggak tau, bagi gue BPOM kayak nggak pernah ada, karena belum ada tuh pedagang kaki lima pake formalin di makanannya bisa masuk penjara. Sedangkan kita dituntut proaktif jika ada penjual yang menjual barang berbahaya.

See? Jelas? BPOM jangan hanya sibuk nangkep-nangkepin kosmetik aspal, masih banyak bahan-bahan khususnya yang dicampurkan ke makanan, yang lebih krusial untuk diurus daripada ngasih kerjaan bea cukai untuk ngecek-ngecek kiriman kosmetik dari luar negeri. Kalo yang gak ada sertifikasi di negara asal silakan musnahkan saja, kalo yang udah ada sertifikasi itu kita beli dari luar negeri karena di Indonesia belum ada yang impor. Titik!

Why I write this post?

Kenapa gue kurang kerjaan nulis ini semua?
Gue pengen, nanti pas jalan-jalan ketemu pedagang kaki lima, gue dan keluarga gue bisa jajan dengan tenang. Dikira nyiapin makanan dan minuman sendiri nggak cape ya? Setidaknya, gue bisa makan apapun dengan tenang di negara sendiri, nggak was-was takut makan makanan dengan bahan berbahaya. Bukan makan gorengan yang minyaknya diceburin semua sama plastiknya, bukan makan warteg yang minyaknya dikasih potongan lilin supaya jernih terus (pengakuan mbak yang dulu kerja sama gue, mantan kerja di warteg), bukan beli bumbu racikan di pasar yang dicampurin bahan-bahan yang sudah jelek, atau beli ikan di pasar ternyata ikannya ber-formalin. Gue pengen hidup tenang di negara sendiri, supaya gue gak pusing pengen ke Korea, ke Jepang, atau minimal ke Singapore.

Because I love Indonesia.

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Sunday, August 14, 2016

Review Vodana Glamwave Professional Curling Iron 40 mm - Free Shipping + Free Gift Direct Shipping from Korea

This post is for my worldwide reader, so I will post review in English first.

Hello guy, few times ago I received a product to try from CHARIS. What is CHARIS? CHARIS is an influencer-based commerce platform based in Korea. Influencers are welcome to join for free, and start selling/monetizing the products available at CHARIS (once approved) by sharing your shop’s URL on your social media accounts. For every successful purchased using your link, there is a corresponding amount of reward that you will receive. Sounds fun it isn't? You do review and will be able to make money.

I know when I attend the StyleconAsia CHARIS held few months ago in Jakarta, and a chance to meet youtuber BubzBeauty. What a wowed!

Now will I review products: Vodana Glamwave Professional Curling Iron. If you ever browse about beauty trends in Korea, Vodana is one of leading brand for product hair styling rambut. And these products are very popular among beauty bloggers in Korea, also featured in fashion Magazine.

Okay, let's direct see unboxing thi products!

Shipments of this CHARIS sent via express mail or EMS, but in fact it is quite long stuck in customs, and after approximately 2 weeks finally arrived in my address.

WHERE TO BUY?
https://hicharis.net/innovamei

PACKAGING
The first thing that most makes me impressed: the packaging very nice, neat and strong. Product information is clearly written on the packaging, there is also a leaflet in the box.



Monday, August 8, 2016

Rekomendasi Tempat untuk Berbelanja Kosmetik Palsu Online dan Offline





Dalam postingan kali ini aku mau mengajak kalian membeli kosmetik palsu. Loh?

Definisi Kosmetik
Kosmetik adalah zat perawatan yang digunakan untuk meningkatkan penampilan atau aroma tubuh manusia. Kosmetik umumnya merupakan campuran dari beragam senyawa kimia, beberapa terbuat dari sumber-sumber alami dan kebanyakan dari bahan sintetis.

Nah dari definisi di atas, kosmetik yang "asli" saja, biasanya menggunakan bahan kimia dalam takaran tertentu, yang tentunya "aman" menurut standar BPOM (kalau di negara kita Indonesia), atau FDA (kalau di Amerika). Sudah pasti aman tidak? Belum tentu, di beberapa orang yang kulitnya sensitif, masih bisa alergi dengan beberapa bahan aktif kosmetik.

Jadi kebayang kan akibatnya, kalau kita membeli kosmetik palsu, yang tidak jelas asal usul dan bahan aktifnya. Yang masih mau mencoba kosmetik palsu, silakan tanggung sendiri ya.

Tunggu dulu, aku baru ingat juga kenapa aku bikin postingan seperti ini. Begini, aku kemarin tidak sengaja membaca postingan di instagram tentang pemalsuan brand terkenal. Nah kalo kosmetik palsu yang terkenal, pasti pembaca blog ini sudah tau ya..., bukan maybelline palsu yang harganya cuman puluhan ribu dapat selusin, atau bulu mata merk MAC yang sama sekali tidak enak dipakai dengan band yang super kaku saya menderita sekali ingat pernaha nyobain bulu mata ini dan langsung tersakiti  maafkan jadi curhat!

Tapi yang aku maksud yang lebih elegan, spesifik dan sophisticated apaan sih?

Okelah, yuk mari kita berburu kosmetik palsu, di mana????
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
1. DHGate
Karena aliexpress sudah terlalu mainstream, maka aku lebih suka membahas DHGate, marketplace asal China satu ini saingannya si abang ali, bedanya sellernya lebih sedikit. Personally, aku suka DHGate ini karena lebih mudah untuk mencari dan mensortir barang berdasarkan harga grosirnya.
Lalu barang apa yang kita bisa beli "palsunya" di sini?
The Balm Meet Matt(e) Hughes Long Lasting and Waterproof Liquid >> harganya sekitar $2 satuannya
Maybelline Baby Lips (yang gak keluar di indo kemasannya) >> harganya gak sampe $1
NYX Lingerie Matte Lisptick >> harganya sekitar $2.5
Kylie Lip Kit by Kylie Jenner >> kayaknya harganya sekitar $2
Lime Crime Velvetines harganya juga cuman seharga burger.....
Oiya untuk di DHGate itu semuanya rata-rata harga grosir ya, jadi pembeliannya memang ada minimalnya (beda-beda tergantung seller yang tentukan).


Sunday, August 7, 2016

Pengalaman Memesan Hotel Lewat Traveloka

Hai guys, semoga selalu sehat dan bugar ya!

Kali ini aku mau cerita soal liburan. Yep,liburan saat ini jadi hal yang paling krusial dan mewah karena tuntutan pekerjaan, walaupun libur aku tetap harus bawa laptop ke mana-mana untuk balesin email dari customer.

Salah satu hal yang penting dalam urusan berlibur adalah memesan hotel. Terlebih hotel di daerah tujuan wisata atu liburan, pastinya banyak, terkadang aku suka bingung sendiri kalau mau pesan, karena kadang harga berubah, atau review kurang sesuai. Nah, makanya untuk liburan khususnya yang jarak dekat, aku selalu mementingkan urusan penginapan yang enak terlebih dahulu, karena...well you know, kalau bepergian membawa keluarga dan anak-anak aku harus memastikan hotel yang dipilih yang bagus, harganya sepadan, dan review-nya sesuai.

Nah, untuk menyelesaikan permasalahan ini, aku suka google duluan, bukan hanya soal harga, tapi juga review. Setelah memasukkan berbagai keyword: hotel murah, hotel bagus review, hotel rekomendasi di Bandung, ternyata klik mouseku berlabuh juga di situs Traveloka yang selalu berada di halaman pertama pencarian google. Penasaran? Sama, aku juga,jadi aku mampir lihat-lihat.dan ternyata tampilan websitenya cukup mudah, khususnya buat mencari hotel.

Nih berikut penampakan hotelnya sebelum booking, simple, fresh, dan gampang banget kan? Yang aku suka, harga hotel di Traveloka ini sudah tertera harga nett sehingga memudahkan kita untuk langsung memilih kamar hotel yang dikehendaki. (Iya ini yang dikatakan sama iklannya di teve, beneran ternyata) Kebetulan pilihanku jatuh pada Hotel Grand Royal Panghegar di Bandung di Traveloka.





Tadinya aku sempat ragu, namun setelah aku cek di websitenya, nama perusahaan, kantor, nomer teleponnya jelas, juga sudah terdaftar ASITA. Aku sempat browsing juga, testimoni dari pengguna cukup bagus, sehingga booking hotel via Traveloka pun aman.

Nah, yang aku suka juga untuk pemesanan hotelnya sangat mudah, tinggal klik kamar yang kita pilih (di list kamarnya sudah kelihatan, mana yang termasuk sarapan pagi atau tidak), kemudian mengisi data tamu yang menginap, dan sebelum diarahkan ke halaman pembayaran nanti akan ada rincian detail harga dan nama tamunya. Sangat mudah, bahkan aku biasanya hanya buka Traveloka dari handphone atau app sudah bisa booking dengan sangat mudah.



Nah untuk voucher hotelnya kita langsung dapat emailnya setelah pemesanan dan ditunjukkan ke hotel pada saat check in. Jadi sekarang dengan adanya Traveloka membandingkan harga kamar hotel menjadi semakin mudah, dan tidak perlu repot bertanya ke hotel atau travel agent lagi, karena harga yang dikasih sama Traveloka juga bersaing.

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Sunday, July 24, 2016

Belanja Kosmetik Korea - Althea Birthday Celebration 1



Postingan kali ini aku mau berbagi kemeriahan dari salah satu online shop favorit aku untuk belanja produk Korean beauties, yakni Althea Korea. 

Sudah tau Althea belum? Jadi Althea adalah toko online dari Korea yang menjual berbagai macam brand kosmetik Korea dengan harga yang murah dan produknya original.

Baca: Belanja kosmetik Korea murah dan cepat di Althea

Nah, bulan ini tepatnya tanggal 20 Juli Althea tepat berulang tahun yang ke 1. Yeayyy, happy birthday Althea!

Sunday, July 17, 2016

[Review] SkinLiFe Facial Foam dan Medicated Acne Care Face Lotion Toner

Beberapa minggu yang lalu, aku dapat kiriman SkinLiFe Facial Wash dan Acne Lotion dari Kawaii Beauty Japan. Pas banget, kondisi kulit aku yang tadinya fine-fine aja, sekarang lagi jerawatan, dan bruntusan. Nightmare banget. Telat cuci muka atau kurang bersih aja, bruntusan di wajah itu nambah. 

Oke, jadi aku mau share pengalaman aku selama kurang lebih 2 minggu pakai produk SkinLiFe dari Cow Brand ini.

Cow Brand apaan sih? Jadiii, COW BRAND merupakan perusahaan Jepang yang telah hadir selama lebih dari 100 tahun, dengan visi mewujudkan kualitas hidup sehari-hari yang lebih baik dan nyaman. Terinspirasi motto istimewa COW STYLE, "Hidup bersama Sabun Cow Brand", kini Cow Brand hadir menemani Anda dengan produk Jepang yang mudah dipakai, aman, berkualitas tinggi dan dengan bahan baku, aroma dan tekstur selera asli Jepang.

Singkatnya, Cowstyle adalah brand personal care asal Jepang. Semua produk Cowstyle diproduksi di Jepang (made in Japan)

Yang akan aku review kali ini ada 2 produk yakni SkinLiFe Facial Foam kemasan 110 gram, dan SkinLiFe Medicated Acne Care Face Lotion.

----------------------------------------------------------------------------

Klaim produk:
 Menjadikan kulit lebih bersih, lembut, dan terjaga kelembapannya, memperbaiki tekstur kulit menjadi lebih baik dan membuat pori-pori terlihat lebih kecil serta tentunya terbebas dari jerawat
 Mengangkat kulit mati di sekitar pori-pori yang tersumbat oleh kelenjar minyak dan membuat kulit selangkah lebih cerah
 Bebas uji alergi minyak* 

*Meskipun telah melalui tes non comedogenic dan tes alergi, beberapa orang masih berkemungkinan untuk memiliki jerawat dan alergi.

------------------------------------------------------------------------------

1. SkinLiFe Facial Foam kemasan 110 gram

PRODUCT TITLE
• Gently wash face with creamy lather.
• Prevents acne and makes the bare skin healthy.
• Contains “fruit acid” and “lemon extract” as moisturizing ingredients.
• Citrus floral fragrance


Monday, June 27, 2016

Brexit Haul dan Rekomendasi Tempat Belanja Online dengan Mata Uang Poundsterling

Holaaa beauties!

Selain menulis review kosmetik dan skincare, belanjain haulnya customer di sini, aku juga suka lihat-lihat kalo ada moment yang bikin aktivitas belanja online jadi asik. Iya dong, apalagi bentar lagi lebaran pasti THR gak lama lagi turun. Eits, jangan buru-buru dihabisin, kalo mau sabar sedikit aku mau kasih tips asik belanja online dengan memanfaatkan fundamental yang terjadi di pasar mata uang. Aaakkkk bahasanya.....intinya kita belanja dengan murah itu aja!


Iya, fundamental yang paling hot belakangan adalah Brexit. Britain Exit, atau hasil referendum sementara yang menyatakan Inggris bakalan keluar dari Uni Eropa. Berita ini sukses menghebohkan dunia dan hampir tiap hari tayang di berita televisi lokal, walaupun sebenarnya aku sendiri tidak terlalu terpengaruh. 

Tuesday, June 21, 2016

[Review] Heavenly Blush Yogurt & Tips Memilih Yogurt yang Baik

Me and Heavenly Blush Yogurt Strawberry 

Hai guys! Masih lancar kan menjalankan ibadah puasa?

Kalo bicara soal makanan dan minuman, aku termasuk orang yang suka makan, termasuk mencoba-coba berbagai macam minuman, jalan-jalan kuliner, sesekali memasak juga, bahkan kalo lagi gak kemana-mana aku suka mencoba makanan dan minuman yang dijual di minimarket. Namun, walaupun aku suka icip-icip makanan, aku juga pilih-pilih, apalagi buat diri sendiri minimal harus ada unsur sehatnya terlebih dahulu.

Salah satu minuman yang aku paling sering beli kalo mampir adalah yogurt. Yogurt? Hmmmm, siapa sih yang gak doyan yogurt. Aku juga punya masalah dengan pencernaan tadinya, jadi aku rajin konsumsi yogurt supaya ada asupan bakteri buat perut. Apalagi punya anak balita yang lagi aktif-aktifnya aku musti selektif untuk memilih makanan dan minuman yang aku konsumsi, soalnya anakku juga gemar icip-icip sih.

Monday, June 13, 2016

[Review and Swatches] ULTIMA II Dynamic Duo - ULTIMA II Delicate Lipstick and Blush

Tidak bisa dipungkiri, akhir-akhir ini aku banyak termakan trend makeup di instagram yang menampilkan lipstik dead matte dan heavy countoring, yang menurut aku kurang praktis dan tidak masuk akal untuk makeup sehari-hari. Waktu aku nyoba, serasa bukan jadi diri sendiri alias gak cocok.

Aku lebih suka fresh and radiant look buat harian, walaupun aku stay-at-home-mommy, I don't feel productive when I don't apply makeup. Dan sekarang aku lagi suka tampilan yang lebih segar, khususnya yang membuat tampilan bibir kelihatan "sehat" dan bernyawa. It is important having lipstick that delivers a luxuriously rich and vibrant color while pampering and hydrating lips. Singkatnya, aku sedang menyenangi riasan bibir yang cantik dan mewah, tetap penuh warna, serta tetap lembab.

Cuman sayangnya, kadang dalam satu brand tingkat ke-matchingan blush on dan lipstik seringkali gak nyambung, jadi biasanya aku suka skip bagian blush on. Tapi kali ini aku mau review produk yang super matching antara warna lipstik dan blush on-nya pas banget buat dipadupadankan, yakni dari brand ULTIMA II. Oiya ULTIMA II ini punya 15 pilihan shades lipstik, dan aku kali ini akan review 4 shades.

Brand ULTIMA II ini bukan produk baru, aku pengguna merk ULTIMA II semenjak jaman remaja, karena mamaku dulu pakai brand ini. 

Oke sabar ya, aku akan bocorin swatch-nya satu per satu. Let's enjoy my swatches and review here....

ULTIMA II Delicate Lipstick

ULTIMA II mengelurakan rangkaian Delicate Lisptick ini pada 2015 lalu, dengan 15 warna. Nah, yang akan aku cobain kali ini ada 4 warna:  Fuchsia, Apricot, Plum, dan Ruby.

PACKAGING
Kemasan yang kokoh dan gak ringkih

Friday, June 3, 2016

Ngobrol Impor Barang dari Luar Negeri - Curhat Time Kena Pajak 8x Lipat oleh DHL



Hi guys, apa kabar semuanya? Semoga teman-teman gak bosen ya kalo baca blog aku curhatnya bukan hanya soal make up, tetapi juga soal impor. Iya, impor barang dari luar negeri ke Indonesia ini polemik banget ya, bahkan artikel tentang cara impor barang yang pernah aku tulis juga termasuk popular post di blog ini. 

"Karena banyak oknum yang sengaja mengambil keuntungan dari kacaunya regulasi impor barang di Indonesia, dan lemahnya perlindungan hukum terhadap konsumen."


Yaa... gimana gak impor sih, banyak banget barang-barang lucu, yang gak cuman makeup, yang bisa kita beli di luar negeri. Gak semua orang punya rejeki lebih bisa jalan-jalan ke luar negeri. Buat aku yang jadi fulltime mother gini, apalagi hiburannya kalo gak shopping barang dan nonton drama korea? Sayangnya acara nonton korea agak tersendat karena website streaming yang suka ditunggangi oleh iklan-iklan judi sekarang diblok. Jadi hiburan yang tersisa ya shopping online aja lah.

Nah, baru-baru ini aku beli barang dari China untuk supply ke salah satu online shop aku, tapi ternyata aku ngalamin zonk. Zonk-nya kali ini adalah tagihan pajak yang ber-ber-ber-berkali-kali lipat dari harga barang. Sebenarnya ini bukan pengalaman baru, tapi aku mau tulis mumpung masih fresh, jadi teman-teman bisa lebih waspada.

Jadi, aku beli barang dari China sebesar $50 (yang seharusnya masuk ke Indonesia bebas pajak kalo maksimal $50 ya), eh kena pajak Rp 1.296.000 bangkeee..... Nah yang harus diwaspadai di sini, pertama adalah pihak ekspedisi DHL, catet ya namanya DHL. Iya, DHL dengan iklannya yang megah dan keren itu, adalah ekspedisi paling tidak rekomen untuk pembelian barang murah. Bagus kalo beli barang mahal sekalian bayar pajaknya deh, lah ini barang seharga $50 pun kena? Helloooo....

Penyebabnya adalah dari sellernya tulis invoice menjadi $16 (tanpa aku minta) dan pihak "bea cukai" DHL menetapkan harga menjadi $400, sehingga aku musti bayar pajak sebesar Rp 1.296.000 termasuk handling fee dll.

Nah, singkat cerita aku bayar pajaknya (karena butuh barangnya) dan kalo ditunda bakalan makin lama, aku perlu barangnya cepat. Kali ini aku mau review jasa DHL yang aku bilang tidak recommended ini.

1. DHL tidak memberitahukan kalo ada perubahan harga barang
Jadi, dari harga total + shipping cost $50 diganti menjadi $400 tidak aa pemberitahuan sama sekali ke pembeli. Okelah, itu ada undang-undangnya di bea cukai kita. Mungkin aku perlu bikin petisi soal ini, sangat tidak menguntungkan buat pihak importir. Padahal aku tidak menulis harga "fake" di invoice loh.

2. Tidak bisa revisi PPH padahal ada NPWP
Ini yang cukup parah karena non-NPWP dan NPWP ada perbedaan pajak PPH sebesar 7.5%, jadi sepertinya DHL sengaja membiarkan kita membayar lebih mahal. Kemungkinan skenarionya begini: Pembeli membayar PPH 15% > DHL punya NPWP membayar ke bea cukai 7.5% > DHL untung 7.5% tinggal dikalikan dengan banyaknya pembeli yang keblondrok seperti aku.

3. Tidak memberitahukan bahwa NPWP bisa di-submit duluan
Ini juga aku nggak tau kalo nggak nanya sama petugas antar DHL, iyakkk petugas antar karena orang-orang DHL seperti di poin 2, sengaja membiarkan kita bayar lebih mahal (gara-gara telat kasih NPWP). Ah too bad!

4. Tidak bisa memberitahukan estimasi pajak untuk incoming shipment
Ini kejadian tadi, waktu aku mau beli barang di atas $50 via DHL. Buat jaga-jaga supaya gak kena mahal. boleh dong nanya duluan estimasi pajaknya? Rupanya gak dijawab pemirsa sama tracing advisor yang bernama Steven Ho, dan disuruh nelpon ke CS. 

5. Beli barang via DHL = nasib-nasiban
Betul!
Nasib-nasiban ini adalah kata yang sangat jelas singkat padat dan menonjok yang dikatakan oleh Pak Zuri CS DHL yang aku telponin hari ini sekitar jam 12 lewat dini hari. Jadi walaupun invoice ditulis harga asli, tetap bea cukai yang menentukan, kalo ditentukan harganya lebih mahal ya nasib. Padahal bea cukai punya pejabat yang ditempatkan di DHL, iya intinya itu orang-orang dalem dia juga. Tapi CS ini berkata seolah-olah bea cukai yang salah kalo ngasih harga barang lebih mahal. 

6. Nagih pajak cepet, ditanya estimasi pajak = ping pong
Ini terbukti dari email-emailanku sama orang DHL kalo nagih pajak cepet, kalo ditanya estimasi pajak dioper-oper suruh nelpon ke CS. Thumbsdown!

7. DHL hanya "corrupt" di Indonesia
Terbukti pada saat aku melakukan pengiriman DHL ke luar negeri, ga pernah bermasalah kayak DHL Indonesia. 

Aku sih penasaran gimana caranya supaya jasa pengiriman yang nakal seperti ini bisa ditindak, karena CSnya dengan jelas-jelas malah nantangin aku ke meja hijau karena merasa DHL sudah bertindak sesuai aturan. Padahal aku hanya komplen dan bertanya gimana supaya bisa bayar pajak tanpa dimahalin, sesuai dengan harga pembelian aslinya aja.

Postingan ini aku tulis bukan semata-mata menghalangi niat kalian untuk impor barang, tapi lebih waspada dan hati-hati khususnya dengan DHL, karena DHL memiliki pejabat sendiri yang ditempatkan di bea cukai (intinya itu orang-orang dalem dia juga) sehingga mudah bagi dia untuk memanipulasi harga barang dengan tujuan pendapatan pajak tercapai lebih banyak, alias demi keuntungan pribadi perusahaan. Karena selama ini impor dengan pos aku selalu bayar pajak tanpa drama.

Mungkin teman-teman ada yang senasib? Boleh di-share juga di sini ya.

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...