recent posts

banner image

Pengalaman Treatment ZAP Acne Photo Facial

Di postingan kali ini saya mau menceritakan pengalaman pertama facial di ZAP Clinic. Jadi, beberapa waktu yang lalu bekerja sama dengan Clozette Indonesia, saya berkesempatan mencoba perawatan terbaru dari ZAP yakni Acne Photo Facial.

 

Acne Photo Facial ini merupakan inovasi perawatan terbaru dari ZAP khusus untuk mengatasi masalah jerawat, baik jerawat yang baru tumbuh maupun jerawat yang meradang.

Enaknya sih treatment di ZAP ini karena cabangnya banyak, bisa dilakukan di mana saja dan konfirmasi booking juga cepat dan termasuk instan. Treatment ini saya lakukan di ZAP Premiere Mall of Indonesia (yang berlokasi di ruko seberang lobby mall), dan bisa mendapatkan slot di hari yang sama. Jadi cocok buat yang jadwalnya padat tinggal telepon ke cabang saja karena yang menjawab langsung dari CS bukan mesin penjawab, dan bisa konfirmasi jadwal saat itu juga (available atau tidaknya).


Sesampainya di ZAP saya menunggu untuk antrian konsultasi dengan dokter sebelum dilakukan tindakan. Enaknya di ZAP ini ruang tunggunya cozy dan nyaman.



Begitu ketemu dengan dokternya, saya ditanya-tanya mengenai riwayat penyakit, alergi, dan apakah ada perawatan sebelumnya, karena ini penting ya. Jadi di tahap ini harus menjawab dengan jujur untuk bisa dilanjutkan ke tindakan. Nah, terus wajah saya juga diperiksa di bawah cahaya yang terang banget. Dan wajah saya yang saya kira biasa-biasa saja, ternyata ada jerawat yang meradang di bagian atas rahang, dan jumlahnya lebih dari satu hiks. Memang sih, kemarin jerawat ini saya obatin dengan krim totol jerawat, sempat hilang namun ada tumbuh-tumbuh lagi, saya biarin saja siapa tau kempes sendiri, ternyata tidak. Jadi, saya "good to go" untuk tindakan acne photo facial ini.

Saalah satu penyebab jerawat ini bakteri. Sebersih apapun namanya bakteri tidak kelihatan jadi setiap orang bisa berpotensi jerawatan, apalagi jika yang jerawatnya besar-besar bakalan butuh sih karena menurut dokter, nggak setiap orang jerawat bisa kempes sendiri.

Selanjutnya, saya masuk ke ruangan treatment, as you know ruangan treatment ZAP ini juga enak dan adem dengan nuansa warna hijau. Sebelum dilakukan tindakan wajah saya dibersihkan terlebih dahulu dari makeup. Kebetulan saya hanya pakai sunblock sih jadi ya sebelum dibersihkan dan sesudahnya tidak ada bedanya. Nah, terus di sini mbak-mbak terapisnya baik banget, tidak ada yang galak, dan nggak kasar-kasar. Terus kita mau nanya apa-apa juga dijawab, jadinya enak nggak ada kesan horor atau menakutkan sama sekali.

Oh iya, untuk tindakan ini saya juga request supaya alis dan lipstik tidak dihapus hehe.

Tahapan treatment ini terbagi menjadi 3 yakni Active Acne Laser, Acne Rejuvenation, dan juga Oxy Infusion. 

Adapun fungsinya untuk :
Membunuh bakteri penyebab jerawat
Mengurangi produksi kelenjar minyak
Mengurangi peradangan jerawat
Mengurangi kemerahan pada kulit wajah

Tindakan pertama adalah laser yang diarahkan ke bagian jerawat yang meradang, dan part ini bisa handle up to 10 spot jerawat. Punya saya sih nggak tau berapa spot ya, kemarin juga lupa nanya, tapi mungkin ada sih sampe 10. Kan lumayan banget soalnya bisa sampai 10 titik.



Pas "ditembak" laser ini tidak ada rasa gimana-gimana, hanya sedikit hangat dan sangat tolerable sensasinya, tidak clekit-clekit juga. Kesimpulannya? Tidak sakit, enak, dan ya biasa saja. Tidak semenyeramnkan yang saya barangkan.

Selanjutnya, dilakukan face rejuvenation dengan menggunakan sinar ke wajah yang sudah diolesi gel mirip gel USG, ke seluruh wajah. Buat yang pernah IPL, sinarnya kurang lebih mirip-mirip, dan terasa hangat di wajah. Oh iya jika pas tindakan terasa terlalu kencang / misalnya sakit, tinggal ngomong saja ke dokternya karena intensitasnya nanti bisa menyesuaikan. Di saya sih nggak terasa sakit, paling ngilu sedikit saja pas di area atas bibir dan terasa silau karena sinarnya terang banget, padahal penutup mata juga sudah dipakaikan.




Nah setelah selesai baru kemudian wajah dibersihkan kembali dari sisa gel tersebut kemudian baru dilakukan oksi facial dan serum ke seluruh wajah. Part ini yang paling menyenangkan menurut saya karena rasanya jauh lebih segar daripada cuci muka sendiri di rumah. Menggunakan alat yang mirip sprayer air dan diaplikasikan ke wajah saya, rasanya dingin dan segar. Terakhir, mbak terapisnya mengoleskan sunblock sebagai langkah akhir perawatan, dan selesai!




Setelah selesai, nanti 2 hari ke depan diwajibkan tetap menggunakan sunblock, dan tidak boleh cuci muka dengan scrub karena kondisi kulit wajah yang masih sensitif.

Itulah serangkain perawatan acne photo facial yang saya lakukan di ZAP, dan enaknya di sini kita tidak perlu berjibaku dengan krim-krim yang banyak karena jerawat meradang hanya tinggal di-laser saja lalu auto kempes. Menurut saya pribadi treatment ini cocok buat yang tidak sempat menggunakan krim-krim jerawat dan hanya dalam satu kali saja sudah terlihat hasilnya, which is wajah saya terlihat lebih cerah dan jerawat yang tadinya besar itu jadi kempes.

Dari hasil foto ini kelihatan sekali afternya kulit wajah cerah dan bekas jerawat banyak yang hilang, padahal ini baru 1x saja.


Dan hari berikutnya juga terlihat jerawat ini sudah tidak ada isinya lagi sehingga dicover dengan concealer pun sudah cukup.

Terus terang buat saya yang sudah "lelah" dengan jerawat, acne photo facial ini bermanfaat sekali karena terlihat hasilnya hanya dalam 1x treatment, bukan seperti efek plasebo yang hanya mengurangi keluhan tanpa menghilangkan jerawatnya, setelah beberapa hari pun wajah saya juga tidak ketumbuhan jerawat baru. So claim-nya yang bilang menghilangkan bakteri itu, it works, dan hassle free karena dalam sekejap saja sudah bisa mengurangi kemerahan dan banyaknya bekas jerawat.

Buat yang mau informasi lebih detail bisa langsung cek ke klinik ZAP terdekat:


See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Pengalaman Treatment ZAP Acne Photo Facial Pengalaman Treatment ZAP Acne Photo Facial Reviewed by Innova Carolina on 7:36 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.