Mengenalkan Gaya Hidup Sehat Sejak Kecil Bersama Lemonilo




Gaya Hidup Sehat yang Dimulai dari Kecil, Seperti Apa Sih?


Bicara gaya hidup sehat itu tidak ada habisnya. Bahkan saking overuse-nya, gaya hidup sehat ini hampir dituturkan setiap saat, digaungkan di iklan-iklan, entah benar itu gaya hidup yang sehat, atau hanya sekedar “gaya” seolah-olah hidup sehat padahal….


Buat saya, hidup sehat itu penting. Sepenting apa? Badan kita ini adalah alur asupan gizi yang tiap hari kita penuhi. Di antara begitu banyak makanan dan minuman yang kita makan, yakin semuanya bergizi? Yakin, semuanya itu baik? Kenyang iya, tapi apakah sehat dan bermanfaat?


Kenyataannya, jika apa yang dimakan oleh tubuh manusia itu terus-terusan kurang sehat, maka akan menjadi akumulasi tubuh yang kurang sehat pula. Wah, sakit dong? Tidak semudah itu, karena tubuh manusia ini sempurna dalam menangani segala sesuatu. Yang pasti, signal tubuh biasanya memberikan sesuatu jika kita sudah kebanyakan makan makanan yang tidak sehat, contohnya: begah, perut bergas, ngantuk luar biasa, dan haus parah seusai makan.


Itu signal ringan yang diisyaratkan oleh tubuh, nah jika sudah keseringan dan seiring dengan bertambahnya usia? Harapan kita sih ya sehat terus, prima terus walaupun umur bertambah, namun hal itu tidak bisa dicapai kalau kita tidak “kerja keras” dari sekarang. Risikonya adalah kalau kebanyakan makan makanan tidak sehat yakni penyakit degeratif.


Lantas, mulai kapan hidup sehat? 

Mulai sekarang. Ya sekarang, baik itu saya yang sudah paruh baya, maupun anak saya yang masih kecil. Ada baiknya sih dimulai dari benar-benar kecil, sehingga gaya hidup sehat ini terbawa sampai besar.


Saya pribadi senang gaya hidup sehat ini juga digaungkan oleh banyak public figure, salah satunya Nagitha Slavina atau Mama Gigi, yang mulai ajarkan pola hidup sehat ke Rafathar salah satunya dengan kebiasaan makan sehat, yang bisa dilihat di video kejutan hari ulang tahun Rafathar yang diunggah di  kanal YouTube Rans Entertainment




Di hari ulang tahun putranya, Gigi berharap agar Rafathar selalu tumbuh menjadi anak yang sehat. Terbukti di awal video tersebut, Gigi memberikan asupan sehat dari mie instan Lemonilo untuk Rafathar dan Raffi. 


Serunya, saat bersantap mie Lemonilo, Rafathar dan Raffi tampak sangat menikmati hingga saling berebut. Selagi Raffi dan Rafathar menyantap mie Lemonilo, Gigi pun menjelaskan kelebihan dari mie instan sehat ini.


“Mie Lemonilo ini tanpa proses penggorengan. Jadi, ini dipanggang sehingga rendah lemak dan rendah kalori. Pastinya sehat,” kata Gigi.


Tak hanya Gigi, Raffi pun menjelaskan hal serupa. Raffi mengatakan, mie Lemonilo yang biasa ia santap ini tidak mengandung bahan pengawet sehingga tidak membuat perut terasa begah. 


Apalagi menyajikan mie instan sehat ini juga sangat mudah, jadi sibuk bukan menjadi alasan lagi, cukup luangkan waktu kurang dari 5 menit untuk memasaknya. 


Saya sendiri sempat lost track mengenai kesehatan, sampai saya sadar bahwa kesehatan yang saya miliki saat ini bukan hanya milik saya seorang, namun juga suami dan anak-anak yang kelak bisa menikmatinya, minimal kalau saya panjang sehat itu saya tidak merepotkan mereka.


Nah salah satu menambahkan esensi gaya hidup sehat, buat saya, ya mengganti makanan yang paling sering saya makan (kalau saya mie instan) dengan yang lebih sehat. Lemonilo sendiri bukan nama asing, bahkan jika menonton televisi sesekali saya melihat iklannya. Didirikan tahun 2015 oleh Johannes Ardiant (Chief Product & Technology), Ronald Wijaya (Co-CEO) dan Shinta Nurfauzia (Co-CEO), saat ini menjadi pioneer healthy lifestyle berbasis teknologi pertama di Indonesia.


Saya sendiri memang mengkonsumsi Lemonilo semenjak beberapa bulan ini, dan ya rasanya enak untuk ukuran makanan sehat. Ketersediaan produk yang mudah ditemui juga menjadi nilai plus. Seperti yang dikatakan Rans Family, membeli dengan harga lebih untuk manfaat jauh lebih besar.


Tidak heran Gigi dan Raffi mengajak para penggemar setia Rans Entertainment untuk memilih  mie sehat dari Lemonilo karena memang manfaatnya banyak dan rasanya juga enak. Mie Lemonilo yang sudah tersebar di berbagai supermarket dan minimarket di Indonesia tentunya sangat mudah didapatkan.


Kalau mau nonton video tentang gaya hidup sehat yang seru dan asik, cek channel Youtube Lemonilo ya https://www.youtube.com/lemonilo Untuk beli produknya bisa lewat website lemonilo.com atau download aplikasinya di bit.ly/aplikasilemonilo Ada banyak promo menarik lho!


Kalian sendiri, sudah nyobain Lemonilo? Yuk share di komen.



See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Anti Aging Serum Rubiena buat Jerawat dan Aging?

Saya sempat berhenti pakai skincare semenjak jerawatan, gara-gara tiap kali video call malah kayak dituduh, 'tuh kan nyobain semua produk malah jerawatan!' 

Sampai mau video call pun jadi insecure. 

Terus nyobain lagi skincare-an setelah beberapa lama berhenti. Sempat saya pakai beberapa merk lain, namun memang tidak cocok. Biasanya kulit wajah saya tidak begini, namun belakangan sepertinya sensitif sehingga saya jadi pilih-pilih.

Nah sekitar 2 mingguan lalu saya pakai Rubiena Anti Aging Serum. Awalnya saya agak ragu, Rubiena ini kedengaran asing. Takutnya, malah nggak cocok kan. Namun setelah meninjau websitenya, di mana Rubiena ini sudah tersertifikasi BPOM dan berlabel halal, serta alamat perusahaan yang jelas di google, ya udah saya coba saja.

Saya punya pengalaman kurang bagus khususnya untuk barang-barang yang berasal dari penjual yang "kurang jelas" jika ada ketidakcocokkan repot sekali. Oleh karena itu saya mencobanya walaupun namanya belum sangat tersohor.

Pada saat mencoba ini, harapan saya tidak terlalu tinggi, yang penting muka balik lagi, lebih sehat, dan syukur-syukur bisa mengurangi jerawat juga. Karena semenjak jerawatan mau pakai makeup jadi repot, malah kayak dempul banget dan makeup (foundation) kurang nempel ke kulit.

Sekilas tentang produk
Rubiena Anti Aging Serum memiliki kandungan Yeast extract yang dapat memicu produksi collagen dan mengencang kulit wajah, serta Caviar extract yang berfungsi untuk memperlambat proses penuaan dini dan menambah kadar air pada wajah agar tetap terjaga kelembapannya sepanjang hari. Serum ini tidak mengandung alkohol, pewarna buatan ataupun parfum dan juga non-comedogenic. Cocok untuk umur 25+ 

Aturan Pakai: Gunakan Anti Aging Serum setelah Softener agar lebih menyerap kulit, setiap pagi dan malam sebelum tidur. 

BPOM: NA18192005280

netto: 20 GR

Yang saya suka Rubiena ini tidak mengandung alkohol, pewangi dan pewarna, karena ketiga bahan tersebut ternyata bisa memicu ketidakcocokkan, misalknya, jerawat kalau di saya. Serta, karena kandungannya yang aman, serum anti aging ini bisa juga digunakan selama kehamilan karena nggak mengandung harsh chemical. 




Packaging
Kemasannya tergolong simple namun informatif, jadi kegunaan produk serta tanggal kadaluarsa tercetak dengan jelas di kotaknya. Buat saya ini penting karena jika tidak jelas isinya apa nanti saya lupa, malah tidak terpakai.





Tekstur
Tekstur serum ini pekat dan pada saat diaplikasikan cepat menyerap. Jadi buat yang suka layering skincare ini cocok.





Hasilnya?
Jadi saat menggunakan ini kulit saya dalam kondisi jerawat dan bekas jerawat lumayan banyak, karena skincare yang saya pakai sebelumnya tidak cocok, saya curigai sih nggak cocoknya karena kandungan alkohol. Sebelum menggunakan Rubiena ini, saya berhenti selama beberapa hari, baru saya pakai Rubiena ini selama pagi dan malam hari.

Ini foto pemakaiannya, mulai dari urutan nomer 1 - 8 kurang lebih selama 2 minggu.

Di foto nomer 4 karena saya sedang haid saya dapat beberapa jerawat baru, dan di foto ke-5 beberapa kempes, sisanya nggak sengaja kepencet dan tergaruk :(




Buat kulit yang mudah jerawatan seperti saya, serum ini aman, di kulit saya. Aman ini artinya jerawat tidak bertambah banyak selama pemakaian, sehingga saya bisa pakai dengan aman. Berikutnya, karena ini serum tentu saja saya pasangkan dengan skincare lain, nah ini di saya juga tidak apa-apa, sehingga saya juga senang karena serum ini di saya bisa dibarengkan dengan skincare lain.

Terus jerawatnya nggak hilang tuh, masih ada? Ya namanya jerawat nggak semudah itu hilang, namun di titik sekarang bisa dibilang kondisi kulit saya sehat dan nggak bertambah parah. Jadi, sebelumnya selain jerawatn kulit saya juga kasar, kering, dan susah diaplikasikan foundation. Sekarang, memang bekas jerawat ada, namun kondisi kulit tetap halus dan bisa dipakaikan concealer serta foundation, jadi kondisi jerawat yang saat ini ada masih bisa ditutupi dengan makeup. Jadi di foto ke 8, itu dipegang nggak kasar dan bersisik, ditutupi dengan foundation pun rasanya enak di kulit. Buat saya kulit cantik itu perlu sehat, karena kalau kulitnya sehat mau diapain juga gampang. 

Repurchase? Tentu saja, kalau sudah cocok ini saya bakalan pakai terus.

More about Rubiena:









See you in my next post, please drop comment 
below so we can know your experience too

Cara Menghilangkan Bau dan Mengempukkan Daging



Cara ini remeh banget tapi buat yang pertama kali pegang daging perlu tahu.

Pastikan daging sudah berada di suhu ruangan, karena jika dagingnya masih beku maka teksturnya keras dan akan sulit diolah (bagian tengahnya beku). Jika daging beku sebaiknya diturunkan ke chiller pada malam hari, untuk bisa dimasak esok harinya. Pada saat melakukannya, jika jijik pakailah sarung tangan sehingga residu daging tidak mengotori tangan kita.

Metode pencucian daging yang bisa dilakukan adalah:

Cara pertama

Ini paling sering saya lakukan, bahannya:
1. Daging tentu saja, bisa daging sapi, kambing, atau daging babi
2. Cuka dapur (bisa diganti dengan air lemon/jeruk nipis)
3. Baking powder, atau bisa baking soda
4. Garam

Siapkan air dalam baskom, masukkan cuka, baking soda dan garam ke dalam baksom bersama dagingnya. Biasanya saya rendam begini 15-30 menit, baru kemudian dagingnya dicuci lagi dengan air mengalir sebanyak 2-3x, baru dimasak.

Cara kedua

1. Daging
2. Daun pepaya
Jika punya daun pepaya, daging tinggal dibungkus dengan daun pepaya selama 15-30 menit, baru diolah. Biasanya saya cuci terlebih dahulu sebelum dibungkus daun pepaya.

Cara ketiga

1. Daging
2. Nanas
Dagingnya dicampur dengan potongan nanas, nanas ini mengeluarkan enzim bromelain. Bromelin adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian batang dan buah nanas. Enzim ini diproduksi sebagai hasil sampingan dari pabrik jus nanas. Dalam memproduksi bromelin, beberapa senyawa yang dapat digunakan untuk presipitasi enzim ini adalah amonium sulfat dan alkohol. Singkatnya, enzim ini bisa membuat daging empuk.

Oh iya, perendaman dengan nanas ini sekitar 15-30 menit ya, jangan semalaman nanti dagingnya hancur.

Tips: Daging yang sudah hancur tetap bisa dimasak, caranya ditaruh di saringan untuk meniriskan daging dan ditumis, bisa untuk lauk spagetti. Tinggal tambahkan bumbu instan kalau tidak mau repot.

Cara ke empat

Beli pengempuk daging yang beredar di marketplace. Ikuti petunjuk penggunaan.

Dari semua cara di atas, kenapa dagingnya dicuci? Ya itu cara saya, boleh diikuti, boleh nggak diikuti. Bayangkan sih begini, daging ini sebelum sampai ke tangan kita kan sudah berpindah-pindah tangan, jadi jika mau dimasak ya perlu dicuci. Daging yang nggak dicuci bikin saya serasa mau muntah saat memasaknya, itu saja. Terlepas dari bakteri, saya kurang percaya dengan daging tidak dicuci lebih baik daripada dicuci. 


See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Memulai Hidup Sehat Bersama Lemonilo x The Baldys



Saya bukan penganut hidup sehat, awalnya. Makan sembarangan, dan belakangan tidak peduli pada berat badan (saya naik sampai 60 kg). Namun, ada beberapa hal yang saya sadari kenapa saya harus "kembali".

Kesehatan yang awet dapat dinikmati bersama, bukan hanya oleh saya melainkan oleh keluarga saya. 

Ngobrolin soal kesehatan, beberapa hari lalu saya berkesempatan mengikuti online press conference Lemonilo berkolaborasi dengan keluarga The Baldys.

Tentang Lemonilo





View this post on Instagram

Pernah mengalami gejala-gejala ini setelah mengonsumsi makanan tertentu? Mungkin kamu mengalami alergi makanan ‼️⁠⠀ ⁠⠀ Salah satu hal yang bisa menyebabkan alergi makanan adalah zat pewarna! Beberapa pewarna makanan yang bisa memicu alergi, diantaranya Carmine, Red 40, Yellow 5, Yellow 6, Annatto, dan Blue 1. πŸ”Ž Kamu dapat mengecek ini di label pada kemasan produk. ⁠⠀ ⁠⠀ Untuk memastikan apakah kamu mengalami alergi makanan, kamu perlu menjalani tes darah atau skin prick test (Uji Tusuk Kulit). Pencegahan terhadap alergi makanan dapat kamu lakukan dengan menghindari produk makanan yang mengandung alergen atau dalam hal ini pewarna makanan.⁠⠀ ⁠ πŸ”Ž Apabila Lemonizen memiliki alergi terhadap pewarna makanan, kamu perlu lebih jeli dalam membaca label makanan agar dapat menghindari produk-produk yang mengandung pewarna. Kamu bisa memilih produk-produk Lemonilo yang sudah jelas tidak mengandung pewarna buatan, sehingga lebih aman buat kamu. ⁠⠀ ⁠⠀ πŸ‘©πŸ»πŸ’¬Bahan-bahan apalagi yang sering kamu temukan di produk makanan kemasan? Tulis di kolom komentar ya, siapa tahu bisa Moni ulas untuk #LemoniloApproves minggu depan!πŸ’
A post shared by LEMONILO #SehatSetiapHari (@lemonilo) on

Lemonilo sendiri bukan nama asing, bahkan jika menonton televisi sesekali saya melihat iklannya. Didirikan tahun 2015 oleh Johannes Ardiant (Chief Product & Technology), Ronald Wijaya (Co-CEO) dan Shinta Nurfauzia (Co-CEO), saat ini menjadi pioneer healthy lifestyle berbasis teknologi pertama di Indonesia.



Produknya sendiri, seperti dikatakan oleh Shinta Nurfauzia, ada 50 varian produk yang memang diutamakan untuk penggunaan sehari-hari di rumah tangga, dengan produk terbaru saat ini adalah kecap. "Visi dan misi Lemonilo sendiri menyediakanmenyediakan produk sehat terjangkau, awalnya produk Lemonilo adalah mie instan, yang memang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Mie Lemonilo bebas pengawet, msg, dipanggang tidak digoreng, serta pewarna yang digunakan alami, dari sayur-sayuran, daun, dan kunyit," tutur Ronald Wijaya selama press conference berlangsung.



Terdapat tiga alur ecosystem Lemonilo. Pertama, sebagai satu-satunya curated marketplace di Indonesia, Lemonilo memastikan bahwa semua produk yang ditawarkan alami dan sehat untuk dikonsumsi. Kedua, lebih dalam lagi, Lemonilo juga turut membantu mitra UKM untuk melakukan optimalisasi produksi. Ketiga, sebagai hasil dari penggabungan kekuatan teknologi dan sumber daya UKM, terciptalah berbagai produk alami dan terjangkau yang menjawab kebutuhan pasar, di bawah bendera Lemonilo.

Why The Baldys?

The Baldys adalah nama keluarga dari pasangan Baldy Mulia Putra dan Nola ‘Be3’ beserta ketiga putra-putri mereka yaitu, Naura, Bevan, dan Neona. Naura dan Neona sendiri adalah penyanyi anak Indonesia yang menjadi idola bagi anak-anak dan juga para orang tua. Keluarga The Baldys terjun ke dunia hiburan tanah air sebagai grup penyanyi sejak tahun 2017 lalu.






Keseruan Online Press Conference bersama @lemonilo hari ini πŸ’š Kami sangat senang bisa berjuang bersama Lemonilo untuk membuka akses hidup sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semoga semakin banyak keluarga Indonesia yang terinspirasi untuk memulai gaya hidup sehat bersama The Baldys dan Lemonilo. Buat kalian yang pengen nyobain produk-produk sehat dari Lemonilo, kami punya diskon spesial untuk belanja di aplikasi dan website Lemonilo, lhoo! - Diskon 50% dengan kode voucher BALDYS50 untuk belanja di aplikasi Lemonilo, download di sini bit.ly/aplikasilemonilo - Diskon 20% dengan kode voucher BALDYS20 untuk belanja di website Lemonilo, order di www.lemonilo.com DISKON hanya berlaku SATU BULAN aja, dan ada GIVEAWAY menarik dari Lemonilo untuk belanja di bulan Agustus 2020! Yuk, kita #SehatSetiapHari bareng-bareng! πŸ™ . . Hair do @ani2medy Styled @ireinesa @andrepanaga
A post shared by TheBaldys (@thebaldys) on

Mereka pertama kali tampil di atas panggung pada pergelaran Konser Dongeng Naura 2 pada 2018 lalu, sekaligus meluncurkan single pertama berjudul ‘Dunia Kita Penuh Cinta’. Kehadiran keluarga The Baldys disambut sangat positif oleh masyarakat Indonesia, tak hanya di panggung musik namun juga sebagai ikon keluarga yang kompak dan penuh keseruan setiap harinya.

Singkat cerita, The Baldys sendiri merupakan representasi keluarga harmonis Indonesia dengan karya yang dapat dinikmati oleh anak-anak, baik on maupun off screen, dan sudah mengkonsumsi Lemonilo juga bahkan sebelum kerjasama berlangsung.

Bagaimana ke Depannya?

Kolaborasi antara Lemonilo dan The Baldys ini akan menghadirkan banyak inisiatif baru untuk mengenalkan masyarakat Indonesia akan pentingnya memulai hidup sehat dari lingkaran yang paling kecil seperti keluarga. Melalui kolaborasi ini juga diharapkan masyarakat dan penggemar The Baldys dapat lebih dekat dengan sosok yang mereka idolakan, dan menjadi inspirasi untuk keluarga Indonesia untuk memulai gaya hidup sehat.

Menurut saya hidup sehat tidak pernah terlambat, dapat dilakukan dari sekarang, supaya hidup sehat yang kita jalankan mulai dari sekarang terakumulasi menjadi kebiasaan baru yang lebih baik.

Kesimpulan

Saya sendiri tertarik dengan idealisme Lemonilo yang mengedepankan kualitas produknya karena memang di pasaran banyak produk yang mengorbankan "kesehatan" semata-mata demi rasa dan meraih keuntungan sebanyak-banyaknya. Harapan saya ke depannya, press conference ini cukup menjawab keraguan saya (yes, awalnya ragu) dengan produk Lemonilo apakah benar-benar sehat, ternyata memang aman dikonsumsi bahkan mulai dari umur 1 tahun karena produknya bebas MSG dan bahan-bahan tambahan lainnya, sehingga buat anak-anak serta orang dewasa pun aman.


Bonus: "selfie" selam PressCon bersama MC Dave Hendrik





See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Sewa Baju Ibu dan Anak Murah di Rentique




Berada di rumah rasanya tidak menyurutkan niat saya untuk tetap foto-fotoan, khususnya buat stok foto di media sosial. Namun, seiring berjalannya waktu, apalagi kondisi lockdown khususnya, saya hampir tidak pernah keluar rumah. Ke mall? Sama sekali tidak terpikirkan.

Di tengah kondisi "tidak punya baju", saya kenalan dengan jasa penyedia sewa baju yang harganya murah, yaitu Rentique.

Jaman dulu, sewaan baju itu identik dengan baju kebaya, dan kostum karnaval, serta biasanya kondisi baju yang disewakan sudah nggak asik. Nah, Rentique ini beda, jauh beda karena yang disewakan itu pakaian berbagai occasion, nggak hanya baju pesta dan baju kerja, bahkan yang tematik kayak baju cheongsam pun ada (ini seneng banget loh saya karena bisa buat imlek, secara baju cheongsam tuh yang bagus harganya mahal sangat!)

Rentique sendiri didirikan pada bulan Februari 2019, merupakan lokal startup yang berbasis aplikasi (available di android dan iOS), di mana service Rentique dapat digunakan di 22 kota di Indonesia: JABODETABEK, Bandung, Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Medan, Palembang.

Memang, sewa baju ini tadinya nggak masuk dalam list budget saya, karena saya mengira mahal. Ternyata setelah dihitung-hitung malah jauh lebih murah, dan juga ada beberapa alasan saya merekomendasikan Rentique ini:

1. Sewa di Rentique itu mudah

Semakin berumur, saya semakin anti keribetan. Ribet yang saya maksud itu adalah suatu barang dan jasa yang harganya murah tapi banyak syarat dan ketentuan berlaku. Apalagi saat ini sebagai full-time ibu rumah tangga dan sekaligus bekerja di rumah, rasa-rasanya saya nggak ada waktu untuk mengulik barang dan jasa yang syarat dan ketentuannya harus dibaca dulu. Di Rentique ini sewa bajunya mudah, dan tidak ribet. Jadi harga yang tertampil di aplikasi itu sudah termasuk biaya sewa (tentu saja), biaya antar dan ambil balik, serta biaya laundry.



2. Mendukung startup lokal

Ini alasan klasik tapi berarti buat saya. Memang Rentique bukan yang pertama, namun buat saya mendukung platform lokal ini ya dimulai dari saya sendiri. Kalau bukan kita yang mendukungnya, masak nunggu dicaplok dan berkembang di luar negeri?

3. Tersedia juga selain di Jabodetabek

Jakarta lagi, Jakarta lagi. Kadang kalau saya posting sesuatu, saudara saya yang tinggal jauh-jauh suka nanya kenapa barang dan jasa yang bagus-bagus adanya cuman di Jakarta? Fyi, service Rentique dapat digunakan di 22 kota di Indonesia: JABODETABEK, Bandung, Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Medan, Palembang dll. Jadi yang tinggal di luar Jakarta juga kebagian.                                                                                

4. Bedaaaaaa banget ternyata.....

Saya ini sangat jarang beli baju, apalagi yang harganya di atas 200 ribu. Bukannya pelit, tapi memang saya jarang pakai sehingga baju-baju saya ya itu-itu saja dan memang saya sendiri senang menggunakan item fashion berulang kali. Sayangnya baju yang harganya "murah" itu cepat rusak, apalagi jika pencuciannya tidak benar.

Nanti pas sewa kira dikirimi tasnya seperti ini

Dress yang saya sewa, bahannya halus, jahitan rapi, dan tidak tembus pandang

Begitu pula dengan dress anak



Pas datang dress dari Rentique ini, beda banget ya baju desainer dengan baju yang dijual di pasaran. Baju desainer ini lebih presisi jahitannya, cuttingnyaa juga pas, dan nggak aneh dipakai, sizenya pas tidak kedodoran maupun terlalu ketat.






Serta, baju dari Rentique ini bahannya tebal dalam artian tidak menerawang sehingga saya tidak perlu underwear tambahan lagi. Satu lagi bajunya walaupun saya tidak pakai korset juga tetap jatuhnya bagus dan tidak membuat saya kelihatan besar di foto. FYI, selama di rumah saja berat saya naik lumayan banyak sampai ke 60 kg dari yang biasanya 55-58 kg. Oh iya Rentique juga lengkap sizenya mulai XS sampai 3L ada, tinggal cek saja di aplikasi.

Demikian pula dengan baju anak, baju seharga 1.399.000 dari Juniper Coco yang dipakai Hannah ini kainnya terasa halus, kokoh, dan tidak "loyo". Bagian dalamnya juga dilapisi lagi dengan kain sehingga dipakai tanpa kaos dalam pun juga sudah bagus dan tidak tembus pandang. Ada harga ada rupa, itu yang saya alami dengan baju-baju desainer ini. Jadi tidak bisa di samakan dengan bulk fashion yang di marketplace, apalagi yang harganya kelewat "murah" biasanya gambar dan aslinya suka berbeda.

Ini baju yang dipakai Hannah


5. Protokol kesehatan dan kebersihan

Rentique juga menerapkan standard operational baru, yang mewajibkan setiap karyawan operations untuk menggunakan disposable gloves, masker dan face shield. Semua karywan juga kami lakukan pengecekan terhadap suhu tubuh, dan pengunaan hand sanitizer. 

6. Harga terjangkau

Harga sewa di Rentique ini mulai dari 80.000 selama 4 hari, dan sudah termasuk biaya antar jemput item, serta laundry. Kalau sering berbelanja barang menggunakan jasa Ojek online pasti kita tahu biaya sekali jalan berkisar 15-20 ribu, belum kalau PP, ditambah biaya laundry paling murah 25 ribu, berarti nett sewa di Rentique itu sebenernya paling hanya 35 ribuan saja setelah dikurangin biaya antar jemput dan laundry. Artinya, tentu saja jauh lebih murah daripada segelas kopi mewah yang sering saya beli!



7. Hemat penyimpanan

Penghematan lainnya dari menyewa baju adalah mengurangi biaya penyimpanan yang terjadi di saya. Biaya penyimpanan ini banyak komponen nya, antara lain biaya lemari, laundry, transportasi membeli baju, belum kalau seperti di apartemen saya lemarinya ada rayap, terus lemarinya keropos dll. Ya, penyimpanan ini jadi biaya tersendiri, apalagi jika baju anak yang hanya bisa dipakai selama 3-8 bulan saja karena badan anak masih bertumbuh.

Terus biayanya berapa sih?
Rentique memiliki 2 jenis service: Rentique One Time Rental (sewa item satuan mulai dari Rp 80.000 / 4 hari) dan Rentique Dream Closet (paket sewa bulanan, seharga Rp 290.000 / bulan untuk 8 item). 8 item ini bisa di mix dress, aksesoris dan tas. Untuk harga per item ini bisa cek di aplikasi Rentique, download saja dulu.



-Harga service Rentique sudah termasuk free delivery, return dan laundry, jadi tinggal order lewat aplikasi nanti akan dikirim ke alamat kita.

-Rentique berpartner dengan 5 stars laundry partner, yang mana mereka telah mengantongi sertifikasi envirookleen (100% environmental friendly process) tanpya menggunakan detergent yang berbahaya untuk pengguna dan lingkungan. Setiap proses pencucian dilakukan dengan detail dan steril, setelah baju disetrika kemudian di press untuk menghindari bakteri / kuman yang menempel, sehingga no worry ya karena memang baju di Rentique ter-handle dengan baik.

Foto-foto saat pakai:




Kesimpulan saya menyewa baju ini lebih banyak efek senang, manfaat dan penghematannya, dibandingkan dengan kebiasaan membeli fast fashion yang hanya dipakai 3-5x saja, kemudian saya merasa "tidak punya baju" lagi. Dengan mengurangi isi lemari, hidup jadi lebih minimalist tanpa mengurangi "warna". 



See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Perempuan Itu Tidak Perlu Bisa Masak


Perempuan, itu perlu bisa masak atau tidak ya?

Hal ini remeh, mudah diucapkan namun kenyataannya menjadi perdebatan.

Di satu sisi, laki-laki yang kepengen punya pasangan bisa masak itu dianggap patriarki. Sementara feminis yang menuntut kesetaraan gender menganggap perempuan tidak bisa masak itu tidak apa-apa.

Jadi di sini, saya jelaskan dulu memasak itu adalah kegiatan mengolah bahan makanan mentah menjadi makanan matang, bisa dinikmati. Sesederhana itu, namun semakin tingkat kesulitannya bertambah memasak juga ada kalanya kompleks.

Buat saya, pemikiran saya, memasak adalah bukan untuk pasangan hidup saya (kelak), saya berpikir ini semenjak saya umur 20 tahunan. Umur 17-19 tahun saya tidak bisa dan tidak pernah memasak sama sekali, dan tidak tertarik untuk mencobanya, kecuali masak mie instan. Jadi kalau memasak supaya digilai oleh laki-laki, silakan buang jauh-jauh pemikiran itu karena laki-laki yang bisa memasak juga banyak. Tengok saja youtube dipenuhi oleh chef laki-laki.

Memasak, buat saya, adalah sebuah seni bertahan hidup dan memecahkan masalah. Jadi saya memasak supaya bisa bertahan hidup dan makan sendiri, tanpa mengandalkan orang lain. Cara bertahan hidup ini menurut saya mutlak dikuasai oleh semua insan, semua gender, semua orang karena ya ini cara bertahan hidup. Semakin banyak kita memecahkan masalah dalam hidup kita, maka kita semakin pandai. Mudah kan, teorinya.

Nah, buat para pembaca yang kebetulan mampir ke sini, saya sekalian mau berbagi, bagaimana cara menguasai skill bertahan hidup "memasak" ini.

1. Jangan beli alat dulu
Jangan, jangan, dan jangan. Wah, bagaimana mau memasak kok tidak beli alatnya? 
Karena membeli peralatan memasak itu mahal dan membuang waktu, jadi cara supaya bisa memasak adalah pertama-tama membeli makanan instan di minimarket, contohnya mie dan masak di tempat. Lakukan itu sampai hafal dan tau cara memasaknya di tempat, barulah boleh dipikirkan membeli alatnya.

2. Next level, adalah memilih alat
Alat masak sangat banyak, beragam, dan rasanya semua butuh. Level pertama memasak biasanya adalah dilakukan oleh anak kost, khususnya di Jakarta yang dipenuhi oleh perantau dari berbagai daerah. Sebelum membeli alat, ada baiknya mencari kost yang sudah ada dapurnya, jadi kalian tidak harus memasak di kamar. Karena kegiatan memasak itu mengeluarkan asap dan bau.

3. Sudah boleh beli alatnya belum?
Tergantung. Di step ini kalau kalian merasa memasak mie instan di minimarket sudah nggak asik lagi baru boleh membeli peralatan untuk masak di rumah / di kost.

4. Pilih alat yang serbaguna
Perlu diketahui bahwasanya membeli peralatan memasak itu juga berarti memiliki peralatan makan. Karena makan mie rebus dengan kemasan plastik nggak mungkin bisa dilakukan langsung dari bungkusnya. Kecuali ya, makan langsung dari pancinya, tinggal menyediakan sendok dan garpu. Kalau mau lebih ekstrem lagi pakai sumpit bambu abang mie ayam, itu nggak perlu dicuci bisa langsung dibuang. Sampai sini sudah pilihan sendiri, selera jatuhnya.

5. Riset sederhana dan eksekusi, lalu catat
Jaman sudah canggih, tutorial masak dengan peralatan sederhana pun berhamburan, contohnya: memasak sup dengan rice cooker. Jika pada saat memasak berhasil, jangan lupa mencatat, minimal screen shot resepnya, save, atau menulisnya di notepad ponsel, sehingga resep yang "berhasil" tadi tidak hilang begitu saja.

6. Ulangi sampai terbiasa memasak
Supaya bisa tetap pada tujuan utama yakni masak untuk bertahan hidup, masakan yang kita masak harus enak. Minimal kita makan sendiri dengan menikmatinya, bukan karena sayang dibuang. Sama seperti belajar makeup, tidak ada yang sempuran di dunia ini, kecuali berlatih dan menyempurnakannya sendiri.

Semoga seutas cerita ini bisa bermanfaat, terutama buat yang masih galau kenapa perlu bisa memasak. Ya memang di beberapa belahan kota di Indonesia akses untuk makanan delivery itu mudah sekali, bahkan tinggal pencet ponsel saja, aplikasi ojek online sudah bisa mengantarkan makanan. Namun ada kalanya kita ketemu dengan kondisi hujan, signal jelek, bahkan mau pesan makanan delivery nggak punya saldo.

Yang bisa dilakukan ya memasak makanan sendiri, atau beli di minimarket. Percayalah
, memiliki satu ilmu itu tidak ada ruginya, daripada tidak bisa sama sekali.

Sampai ketemu di artikel selanjutnya.


See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Petunjuk Umum Pengasuhan Anak - Free Printable



Suatu sore saya duduk sambil minum kopi di meja kerja saya. Meja kecil di mana semua ide saya berasal. Dari sini saya kepikiran untuk melakukan backup alias meng-upload beberapa printilan penting terkait mengasuh anak, yang dulu saya berikan kepada mbak ART, yang sedikit-sedikit membantu saya mengasuh anak-anak.

Silakan dinikmati dan diedit sendiri sesuai kebutuhan:

https://www.dropbox.com/s/y5eyo4oxni73qtb/Petunjuk%20Umum%20Pengasuhan%20Anak.docx?dl=0

Jangan lupa komennya ya kalau sudah berhasil download dan berguna!

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

7 Alasan Tidak Perlu Punya Kartu Kredit


Saya senang diajak berbincang mengenai kartu kredit. Pembahasan kartu kredit ini walaupun sudah 2020 masih sangat relevan. Bagaikan pisau bermata dua, kartu kredit bisa menyenangkan, tapi juga berbahaya. Di tulisan saya kali ini, saya mau menyemangati teman-teman yang sering ditolak pada saat mengajukan aplikasi kartu kredit. Nggak punya kartu kredit itu tidak masalah, karena kartu kredit juga ada bahayanya.

1. Jumlah limit tidak sesuai harapan
Pada saat ditawari kartu kredit, baik itu pada saat jalan ke mall, atau saat ditelpon, biasanya saya mendapat penawaran fantastis. Mulai dari kartu yang dijanjikan platinum, limit dua digit, bebas biaya tahunan, dan berbagai fasilitas lainnya yang cukup indah, dan tentu saja kelihatan banyak benefit. Tetapi apakah benar? Tidak sepenuhnya, karena yang menentukan aplikasi kita disetujui dan limit serta benefit lainnya, bukanlah marketing kartu kredit tersebut, melainkan analis. Jadi semua janji marketing itu belum tentu terwujud.

2. Mengurangi belanja konsumtif
Punya kartu kredit membuat belanjaan semua bisa dibayar dengan kartu. Artinya apa? Pada saat melakukan pembayaran dengan kartu kredit, tentu saja terlihat kita masih punya "uang" padahal uang tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membayar tagihan kartu kredit. Bagi yang sulit mengendalikan diri, biasanya hal ini akan berujung pada konsumsi barang yang semakin meningkat. Pas transaksi kan nggak berasa pada saat bayar dengan kartu kredit.

3. Biaya-biaya kartu kredit yang cukup tinggi
Ini murni pengalaman pribadi, jadi biaya yang timbul dari pemakaian kartu kredit itu sendiri tidak hanya tagihan saat kita menggunakan kartunya. Ada biaya lain, yaitu: biaya tahunan yang ditagihkan per bulan, biaya notifikasi sms, biaya materai lunas, biaya yang muncul jika kita membayar dari bank yang berbeda, biaya cetak tagihan, biaya overlimit jika kita menggunakan melebihi limit, dan tentu saja biaya tahunan kartu kredit. Selain biaya tahunan, biaya-biaya tersebut bahkan banyak marketingnya tidak tahu, jadi muncul setelah kartu aktif dan dipergunakan.

4. Kartu kredit rawan dicuri
Ini sudah tiga kali saya alami dari penerbit kartu kredit yang berbeda. Jadi pencurian kartu ini bukan fisiknya yang dicuri, melainkan nomer kartunya dipergunakan dan sudah tergesek walaupun fisik kartunya masih ada di saya. Juga dikenal dengan istilah "carding". Dua pengalaman saya pernah saya tulis juga di blog:

Kartu kredit digesek sebanyak 24 juta lebih
Kartu kredit kena lagi 9 jutaan

Hal ini terjadi dalam waktu yang sangat cepat, bahkan kejadian terakhir di bulan Desember 2019 (tidak saya tulis di blog) kartu saya dicuri oleh hacker luar negeri sebesar 15,000 THB (baht).

5. Pencurian kartu kredit merepotkan pemilik kartu
Baik, setelah terjadi pencurian apa yang terjadi? Singkatnya saya menelpon CS mengabarkan hal itu bukan saya yang melakukan transaksi dan memastikan fisik kartu ada di saya.

6. Data pemilik kartu tersebar
Ini terjadi saat saya membuatkan kartu kredit untuk orang tua saya menggunakan nama beliau dan nomer hp saya di bank Sinarmas, pada saat itu tujuannya supaya beliau pegang kartu kredit sendiri. Apa yang terjadi kemudian? Yah, bermunculan telpon-telpon dengan nama orang tua saya, menawarkan berbagai macam produk perbankan, pinjaman tunai, dan asuransi. Siapa pelakunya? Tentu saja CS bank Sinarmas tempat beliau membuka kartu kredit. Simply se-enggak recommended itu.

7. Biaya menelpon customer service tinggi
Lanjut poin nomer 5, saat kartu kredit dipergunakan oleh orang lain, yang repot adalah saya sebagai pemilik kartu. Jadi semua biaya yang timbul akibat pencurian itu sama sekali tidak diganti oleh bank, yaitu biaya menelpon CS yang lumayan mahal (bisa cek pulsa sebelum dan sesudah menelpon).

Itu kurang lebih 7 alasan kenapa tidak punya kartu kredit itu tidak apa-apa, karena memang di balik kartu kredit yang bergelimang limit, pada saat kejadian di-hack sekejap saja limitnya terpakai sangat banyak. Berbahaya dan jika tidak tanggap (cuek saat sms dan telpon masuk) hal ini bisa dianggap kelalaian pemilik kartu.

Jadi buat teman-teman yang belum punya, atau mengajukan ditolak tidak perlu berkecil hati karena kepemilikan kartu kredit ini bukan serta merta tanpa "biaya" di belakangnya. Malahan jika tidak disiplin bisa membuat gaya hidup kita makin konsumtif.

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Review Zoya Oh My Tint! Berry Glam

Menjaga produktivitas selama berada d rumah, ternyata susah-susah gampang. Cara yang paling mudah buat saya adalah dengan makeup. Makeup jadi moodbooster, dan sangat cepat membuat wajah terlihat fresh.

Nah di postingan kali ini saya review lip tint, yang saya pakai dengan sangat masif karena formulanya enak dan pas saya beli harganya juga lagi murah, yaitu Zoya Oh My Tint! Berry Glam, waktu itu saya beli seharga 25 ribu di official store-nya Zoya.



Saya sempat bingung mau beli lip tint apalagi, karena lip tint Korea sudah terlalu mainstream dan saya takut dapat barang palsu. Iya, banyak sekali barang palsu sedangkan semua pedagang yang non official ngaku barangnya asli. Jadi saya sendiri tidak mau ambil risiko kecuali saya benar-benar kenal dengan pemilik tokonya.

Oke yuk langsung saja cek packagingnya. Kemasannya uwu banget, dengan warna cherry dan finishing doff, serta cetakan brand dan informasi produknya juga cukup jelas. Yang pasti, saya suka karena ada kotaknya, jadi kalau mau jual seken lebih mudah. Ehm iya saya kadang-kadang jual makeup seken kalau sudah bosan.





Ini produknya sangat kecil, namun saya suka karena tube-nya kokoh, sayangnya isinya tidak terlihat sehingga nggak ketauan bagian dalamnya. Terus pas dioleskan itu rasa manisnya alami karena terbuat dari daun stevia, jadi yaa aman gitu, tentu saja bukan untuk dimakan ya.

Aplikatornya kecil, tapi standar lip tint ya tentu saja terpakai dengan maksimal.


Ini fotonya saat dipakai.

 BARE LIPS
1X OLES

OMBRE LIPS

FULL LIPS


Yang membuat saya suka lagi, kalau stain warnanya masih bagus, dan meninggalkan warna merah yang natural di bibir sehingga tidak terlihat terlalu tebal dan kelihatan berlipstik. Dan karena kandungannya stevia (pemanis alami) pas kena lidah jadinya manis (tidak pahit). Satu lagi, lip tint ini bisa mengcover bibir dengan sempurna dan nggak meninggalkan lip hole di saya.

TIDAK ADA LIP HOLE


Kesimpulannya? Dengan waktu itu beli seharga 25 ribu sangat puas dan kalau diskon akan kembali beli varian lainnya.




See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too