Ulang Tahun Lemonilo Giveaway Iphone 11 dan Brompton

Buat yang baca judulnya, ini bukan clickbait, beneran Lemonilo lagi ngadain giveaway iphone 11 dan sepeda Brompton. 
 

 
 
Giveaway-nya sendiri banyak banget dan nggak main-main jumlahnya. Hadiah tersebut adalah 1 sepeda Brompton, 4 iPhone 11, 40 Smartphone, 4 sepeda anak, 4 cooking set greenpan, 40 kompor Quantum, 440 voucher belanja, dan belasan juta uang tunai. Giveaway ini diadakan dalam rangka ulang tahun Lemonilo yang ke-4. Tidak terasa ya sudah 4 tahun Lemonilo ini ada di Indonesia.

Saya sendiri mengenal Lemonilo baru 2 tahun belakangan ini, lewat iklan di tv. Terus kan anak-anak minta nyobain tuh, dan pas saya lihat produknya di minimarket, saya tertarik karena kandungannya alami, serta natriumnya juga lebih rendah dari mie instan biasa (yang saya cek duluan mie instan-nya).

Produk Lemonilo favorit saya mie goreng, rasa mie-nya lembut dan mirip mie home made buatan orang tua saya. Jadi kayak Lemonilo itu mie yang jadi obat kangen karena rasanya mengingatkan mie buatan sendiri. 

Lemonilo sendiri produknya sekarang banyak, tidak hanya mie, juga ada bumbu, chips, dan banyak lainnya bisa cek di website atau sosial medianya juga. Saya sendiri kagum dengan idealisme founder Lemonilo yang teguh mengadakan makanan yang sehat, karena ini terus terang sulit. 

Saya sendiri sudah termakan stigma kalau makanan yang lebih sehat itu "less" enak. Padahal ternyata tidak. Stigma itu yang membuat saya judge sebelum mencoba. Lemonilo sendiri rasanya tetap enak, bahkan nggak "over" salty dan gurihnya.

Saya sendiri juga makin bersemangat diajakin Lemonilo hidup sehat ketika mengikuti event online-nya beberapa waktu yang lalu. Kesuksesan Lemonilo membuktikan tidak ada yang tidak mungkin, khususnya sesuatu yang baik yang ingin dicapai.
 

Lemonilo sendiri aktif bekerja sama dengan artis dan influencer untuk mempromosikan gaya hidup sehat yang bisa dinikmati lewat produk-produknya. Beberapa waktu yang lalu saya juga menulis keseruan Lemonilo bersama keluarga Raffi Ahmad.
 
 Baca juga: Lemonilo x Rans
Kali ini Lemonilo mengumumkan giveaway akbarnya bersama Ria Ricis yang dapat diakses di channel youtubenya. 
 


 

Beberapa waktu lalu, Ricis mengunggah video yang merekam momen saat ia memberi kejutan ulang tahun untuk sahabat sekaligus tim Ricis, Derry.

Dalam video bertajuk “DETIK-DETIK SURPRISE ULTAH DERRY YANG GAGAL. Gak Suka Kadonya...”, Ricis telah menyiapkan kejutan sekaligus kado spesial untuk Derry. Ricis sengaja membeli topi mahal untuk Derry karena sahabatnya ini sangat menyukai topi. Namun, ia mengemasnya dalam bungkus kado biasa agar tidak terkesan mewah.
 

 

Sambil mempersiapkan kejutan ulang tahun, Ricis memergoki sahabat-sahabatnya tengah menyantap cemilan. Ricis menawarkan mie instan Lemonilo untuk sahabat-sahabatnya. Ricis mengaku selalu menyantap mie instan Lemonilo selama menjalani program diet.
 
Dengan menyantap mie instan Lemonilo, Ricis mengatakan bahwa ia tidak khawatir lagi dengan pola makannya. Menurut Ricis, untuk menjalani hidup yang lebih baik, wajib untuk memilih bahan makanan tanpa bahan pengawet. Saya setuju dengan youtuber muda ini, hidup sehat perlu dimulai sejak awal, dan senang kalau Ria Ricis bisa influence subscriber-nya hidup lebih sehat, bersama Lemonilo.
 
Selain memberi masukan untuk sahabat-sahabat sekaligus para subscriber-nya mengenai pola makan sehat, Ricis juga memberi ucapan selamat untuk Lemonilo yang tengah berulang tahun.
 
Buat teman-teman yang mau nonton video lengkapnya bisa lihat di bawah ini ya
 


 

 
Jangan lupa ya teman-teman, giveaway ini berlaku pada periode 1–31 Oktober 2020. Untuk informasi lebih detail mengenai cara-cara mudah ikut giveaway Lemonilo, langsung saja kunjungi akun Instagram Lemonilo.
 
Yuk ikutan giveaway #BanggakanSehatmu dan menangkan hadiah senilai ratusan juta Rupiah!
 
 
 
See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

7 Pantangan Saat Memakai Softlens

 

 
Softlens membuat mata auto cantik, makanya banyak banget yang suka memakainya, bahkan dalam kondisi mata tidak minus sekalipun. Berpengalaman memakai softlens selama 14 tahun, saya pernah juga mengalami hal-hal tidak menyenangkan karena softlens. Maka dari itu di artikel ini saya merangkum apa yang perlu kita perhatikan sebelum membelinya.

1. Jangan membeli online, jika...
Ini penting sekali, terutama jika pertama kali memakai softlens, karena pengguna pertama itu masih belum memahami cara pakai softlens. Pilihlah optik yang nyaman untuk bisa mengukur ukuran softlens dan pastikan petugasnya mau mengajari cara menggunakan softlens pertama kali. Dulu, saya pertama kali memakai softlens umur 17 tahun. Waktu itu saya masih tinggal di desa, jadi pas liburan ke luar kota (Surabaya) saya mampir ke optik langganan kakak saya, namanya JM Top Optical. Di sana diajari cara pakai softlens dengan sabar sekali oleh petugasnya.

2. Softlens expired pendek / immediate use
Ini kejadian di saya. Beberapa bulan lalu saya membeli softlens buy 1 get 1 di shopee, dari Exoticon, toko resminya softlens X2. Nah, bermasalahnya di softlens gratisnya, pas dipakai expired pendek, dan di mata keras! Ya, keras, ganjel, sepet, whatever, akhirnya berakhir di sampah. Jadi jangan sekali-kali tergiur gratisan, bahkan dari toko resmi pun tidak aware kalau softlens gratisan itu mungkin sudah jelek. Kayak gini ya pastinya berakhir di tempat sampah, daripada mata saya iritasi. Jika dipaksakan, risikonya adalah luka di mata, dan pasti habis uang lebih banyak untuk benerin ke dokter mata.

3. Softlens tidak ada ijin
Kalau dipakai enak sih nggak masalah. Kalau dipakai nggak enak, ini tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Kejadian di saya waktu itu mata saya iritasi menggunakan softlens yang tidak berijin, sehingga saya juga tidak bisa komplen ke siapa-siapa. Di masa lampau, sekelas Bausch n Lomb Indonesia saja pas softlens-nya sampai dan keras, diproses tidak ada tanggapan berarti lewat partner jualannya di Lensza, ya udah deh cukup tau saja saya ngga perpanjang, softlens nya berakhir kembali di tempat sampah. 

4. Harga sangat murah
Ada harga ada rupa, ternyata benar. Beberapa softlens keluaran X2 yang harganya sangat murah sekitar 30ribuan, itu beda dengan yang lebih mahal. Ada yang cocok dengan yang murah itu, namun sayangnya nggak cocok di saya jadi saya nggak teruskan pakai. Kembali di tempat sampah setelah beberapa kali pakai saja. 

5. Softlens melebihi masa pakai
Sejujurnya saya pernah memakai softlens melebihi masa pakai, tapi yang mahal, dan kebetulan mungkin karena softlens nya berkualitas bagus di saya enggak apa-apa. Tapi, ini bukan buat dibanggakan ya, tetap saja sebaiknya cycle softlens mengikuti apa yang ada di boks nya. 

6. Memakai softlens saat menangis
Ini tidak disengaja. Maksud saya di sini menangis bukan yang mode ringan seperti pas nonton drama, tapi beneran menangis yang keras dan keluar air mata. Entah kenapa, kalau di saya ya, selesai menangis itu softlens jadi lengket di mata, dan agak sulit dibuka. Untuk membuka softlensnya, saya harus menunggu "mata normal" dulu, dalam artisan nggak bengkak dan merahnya berkurang. 

7. Ceroboh, pelupa, dan malas
Sudah jelas ditulis di boks nya kalau softlens tidak boleh dipakai tidur, kalau masih dilanggar dan sakit, berarti ya salah sendiri. Saya pun pernah kok tidur siang dengan memakai softlens, tapiiiii softlensnya masih baru di saya, jadi dipakai masih enak. Tetap saja ini bukan pembenaran yaa.
 
Jika hal-hal tersebut dilanggar, risikonya besar, antara lain luka di mata. Jika mata terluka, mau tidak mau kan harus keluar biaya ke dokter sehingga yang tadinya mau praktis memakai softlens malah repot. 

See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Perencanaan Keuangan di Usia 30 Tahunan

Bicara tentang keuangann ini sangat menarik walaupun ini topik sensitif, terutama buat sebagian orang yang masih belum merasa berkecukupan. Belum lagi baca-baca feed di social media yang cenderung menebar “ketakutan”.

Ketakutan, iya. Sekaran takutnya bukan sama jerawat lagi, tapi dengan pertanyaan-pertanyaan: sudah punya tabungan rutin belum? Kalau asuransi kesehatan, lalu asuransi jiwa? Dana darurat apa kabarnya? Eh ada juga dana-dana lain, dana pernikahan, kelahiran anak, maternity shoot, dana pendidikan juga?

Apalagi seperti saya, sudah melewati 30 tahun, dan berkeluarga.

Sudah mulai tidak nafsu makan membayangkannya, ternyata hidup nggak hanya butuh pasangan saja, atau ada anak bakalan ada rejeki, tapi butuh uang! Saya sendiri masih hedon sesekali, dan hobi ngumpulin foto walaupun nggak sering-sering banget posting di feed. Namun, jangan lupa namanya perencanaan keuangan mulai dari sekarang.

Wah, kalau perencanaan keuangan berarti banyak dong yang harus disiapkan? Benar, banyak yang harus disiapkan. Saya akan bahas juga beberapa cara perencanaan keuangan ala saya, yang bisa diterapkan bahkan dari usia muda:

1. Jual warisan

Ini adalah perencanaan keuangan paling mudah jika punya warisan. Ketika mendapatkan warisan, baik itu dalam bentuk uang maupun aset, otomatis jadi mudah me-manage ketika sudah liquid. Namun, kekurangannya adalah nggak semua orang dapat warisan yang nilainya “plus”, kadang-kadang ada yang warisannya malah berupa hutang.


2. Menikahi pasangan kaya


Ini cita-cita saya jaman dulu, sebelum saya menikah. Saya punya keinginan menikahi pria yang kaya supaya saya tidak perlu bekerja. Kenyataannya begitu saya menikah, tidak bekerja itu terasa hampa, apalagi jika berada dalam mode “meminta” uang pasangan. Bukan berarti salah, cuman ternyata cara ini nggak nyaman saja buat saya.



3. Punya banyak anak


Ini banyak dilakukan oleh masyarakat karena punya banyak anak bisa berpotensi ada yang mengurus di hari tua. Sejujurnya saya sendiri belum sampai pada tahap ini, dan orang tua saya juga tidak mengajarkan saya metode ini karena punya beberapa kelemahan, yakni pasti berkurangnya kenyamanan kedua belah pihak apabila tinggal bersama. Kebanyakan metode ini dijalankan dengan cara hidup dalam satu atap.



4  Hidup sehat

Ini cara yang paling mudah teorinya namun pelaksanaannya cukup sulit. Saya sendiri sedang berusaha di tahap ini. Hidup sehat ini sangat bermanfaat untuk menjaga badan tidak mudah sakit, secara sakit itu kan mahal.



5. Rajin menabung

Kalau ini sudah tahu, ini cara vernakular perencanaan keuangan, dan sampai hari ini masih efektif. Instrumen keuangan menabung ini paling aman, dan jumlahnya nggak naik turun drastis sehingga cocok hampir semua orang.



6. Passion untuk uang

Apa yang saya kerjakan, sebisa mungkin menghasilkan, termasuk hobi. Sehingga, hobi kita tidak akan terlalu “banyak” makan biaya, karena bisa dimonetisasi.



7. Punya backup

Semulus apapun jalan hidup yang dilalui seseorang, pasti ada saat kelam dan mencekam, terutama soal keuangan. Rintih, dan sensitif. Salah satu backup efektif dalam kondisi darurat adalah uang cash, paling cair dan mudah digunakan untuk apapun. Cash dalam hal ini, contohnya adalah tabungan, yang bisa dicairkan kapan saja.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana dala kondisi yang cukup, dalam artian saya bukan orang yang bergelimang harta, bukan penerima warisan juga, dan keuangan menengah, apa yang bisa dilakukan? Kalau saya pribadi, saya memilih untuk mengalihkan biaya jajan ke sesuatu yang lebih berguna, contohnya asuransi.

Asuransi, lagi? Saya pikir tadinya, asuransi itu mahal, ribet, dan saya paling benci kalau harus ketemu agen yang ngobrol dan menjelaskan dengan semangat. Saya nggak suka dijuali, kalau saya mau beli saya akan beli.

Terus kemarin itu saya mencoba cari-cari asuransi yang biayanya murah, nggak ketemu sales (jujur saya males ketemu sales yang annoying) dan dibelinya mudah. Beneran, ketemunya yang harganya terjangkau, yang saya beli ini adalah Simas Jiwa Hospital Cash Cover yang preminya mulai dari Rp 9.900,00 per bulan.

Satu hal yang saya suka, selain harganya terjangkau, dan tentunya sesuai kebutuhan saya, belinya sangat mudah hanya hitungan menit di aplikasi saja. Malas download aplikasinya? Ini saya belinya di aplikasi Grab.

Berikut cuplikan langah pembeliannya yang sangat mudah: buka aplikasi Grab, pilih “more” > “insurance” > “Hospital Cash Cover”, nah setelah ini tinggal pilih plannya saja.






















Ini metode pembayarannya bisa menggunakan OVO, kartu kredit, maupun bank transfer.



Saya memilih dengan kartu kredit akan diarahkan ke gerbang pembayaran seperti di bawah ini.

 
 
 
Nah setelah itu sudah tinggal ikuti langkah selanjutnya dan polis nanti akan muncul di email serta di aplikasi.

Di sini saya bisa beli sendiri untuk saya, maupun anggota keluarga saya, dengan pembayaran yang bisa bulanan atau full per tahun. Covernya bisa maksimal 250.000 per hari.

Yang saya lihat sekarang apa-apa mudah, termasuk beli barang, juga beli asuransi, di mana asuransi ini jadi perencanaan keuangan yang wajib setelah saya melewati 30 tahun. Terus di bawah 30 tahun ke mana saja? Ya saya pikir tadinya tidak butuh, terus kan saya kira lama, musti tanda tangan polis, eh sekarang apa-apa mudah dan serba digital.

Kemudahan ini yang menurut saya membantu dan bermanfaat, apalagi dijadikan kayak gift card seperti ini kan berguna sekali.

Share dong di komentar, perencanaan keuangan seperti apa lagi yang cocok diterapkan sekarang?

Mengenalkan Gaya Hidup Sehat Sejak Kecil Bersama Lemonilo




Gaya Hidup Sehat yang Dimulai dari Kecil, Seperti Apa Sih?


Bicara gaya hidup sehat itu tidak ada habisnya. Bahkan saking overuse-nya, gaya hidup sehat ini hampir dituturkan setiap saat, digaungkan di iklan-iklan, entah benar itu gaya hidup yang sehat, atau hanya sekedar “gaya” seolah-olah hidup sehat padahal….


Buat saya, hidup sehat itu penting. Sepenting apa? Badan kita ini adalah alur asupan gizi yang tiap hari kita penuhi. Di antara begitu banyak makanan dan minuman yang kita makan, yakin semuanya bergizi? Yakin, semuanya itu baik? Kenyang iya, tapi apakah sehat dan bermanfaat?


Kenyataannya, jika apa yang dimakan oleh tubuh manusia itu terus-terusan kurang sehat, maka akan menjadi akumulasi tubuh yang kurang sehat pula. Wah, sakit dong? Tidak semudah itu, karena tubuh manusia ini sempurna dalam menangani segala sesuatu. Yang pasti, signal tubuh biasanya memberikan sesuatu jika kita sudah kebanyakan makan makanan yang tidak sehat, contohnya: begah, perut bergas, ngantuk luar biasa, dan haus parah seusai makan.


Itu signal ringan yang diisyaratkan oleh tubuh, nah jika sudah keseringan dan seiring dengan bertambahnya usia? Harapan kita sih ya sehat terus, prima terus walaupun umur bertambah, namun hal itu tidak bisa dicapai kalau kita tidak “kerja keras” dari sekarang. Risikonya adalah kalau kebanyakan makan makanan tidak sehat yakni penyakit degeratif.


Lantas, mulai kapan hidup sehat? 

Mulai sekarang. Ya sekarang, baik itu saya yang sudah paruh baya, maupun anak saya yang masih kecil. Ada baiknya sih dimulai dari benar-benar kecil, sehingga gaya hidup sehat ini terbawa sampai besar.


Saya pribadi senang gaya hidup sehat ini juga digaungkan oleh banyak public figure, salah satunya Nagitha Slavina atau Mama Gigi, yang mulai ajarkan pola hidup sehat ke Rafathar salah satunya dengan kebiasaan makan sehat, yang bisa dilihat di video kejutan hari ulang tahun Rafathar yang diunggah di  kanal YouTube Rans Entertainment




Di hari ulang tahun putranya, Gigi berharap agar Rafathar selalu tumbuh menjadi anak yang sehat. Terbukti di awal video tersebut, Gigi memberikan asupan sehat dari mie instan Lemonilo untuk Rafathar dan Raffi. 


Serunya, saat bersantap mie Lemonilo, Rafathar dan Raffi tampak sangat menikmati hingga saling berebut. Selagi Raffi dan Rafathar menyantap mie Lemonilo, Gigi pun menjelaskan kelebihan dari mie instan sehat ini.


“Mie Lemonilo ini tanpa proses penggorengan. Jadi, ini dipanggang sehingga rendah lemak dan rendah kalori. Pastinya sehat,” kata Gigi.


Tak hanya Gigi, Raffi pun menjelaskan hal serupa. Raffi mengatakan, mie Lemonilo yang biasa ia santap ini tidak mengandung bahan pengawet sehingga tidak membuat perut terasa begah. 


Apalagi menyajikan mie instan sehat ini juga sangat mudah, jadi sibuk bukan menjadi alasan lagi, cukup luangkan waktu kurang dari 5 menit untuk memasaknya. 


Saya sendiri sempat lost track mengenai kesehatan, sampai saya sadar bahwa kesehatan yang saya miliki saat ini bukan hanya milik saya seorang, namun juga suami dan anak-anak yang kelak bisa menikmatinya, minimal kalau saya panjang sehat itu saya tidak merepotkan mereka.


Nah salah satu menambahkan esensi gaya hidup sehat, buat saya, ya mengganti makanan yang paling sering saya makan (kalau saya mie instan) dengan yang lebih sehat. Lemonilo sendiri bukan nama asing, bahkan jika menonton televisi sesekali saya melihat iklannya. Didirikan tahun 2015 oleh Johannes Ardiant (Chief Product & Technology), Ronald Wijaya (Co-CEO) dan Shinta Nurfauzia (Co-CEO), saat ini menjadi pioneer healthy lifestyle berbasis teknologi pertama di Indonesia.


Saya sendiri memang mengkonsumsi Lemonilo semenjak beberapa bulan ini, dan ya rasanya enak untuk ukuran makanan sehat. Ketersediaan produk yang mudah ditemui juga menjadi nilai plus. Seperti yang dikatakan Rans Family, membeli dengan harga lebih untuk manfaat jauh lebih besar.


Tidak heran Gigi dan Raffi mengajak para penggemar setia Rans Entertainment untuk memilih  mie sehat dari Lemonilo karena memang manfaatnya banyak dan rasanya juga enak. Mie Lemonilo yang sudah tersebar di berbagai supermarket dan minimarket di Indonesia tentunya sangat mudah didapatkan.


Kalau mau nonton video tentang gaya hidup sehat yang seru dan asik, cek channel Youtube Lemonilo ya https://www.youtube.com/lemonilo Untuk beli produknya bisa lewat website lemonilo.com atau download aplikasinya di bit.ly/aplikasilemonilo Ada banyak promo menarik lho!


Kalian sendiri, sudah nyobain Lemonilo? Yuk share di komen.



See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Anti Aging Serum Rubiena buat Jerawat dan Aging?

Saya sempat berhenti pakai skincare semenjak jerawatan, gara-gara tiap kali video call malah kayak dituduh, 'tuh kan nyobain semua produk malah jerawatan!' 

Sampai mau video call pun jadi insecure. 

Terus nyobain lagi skincare-an setelah beberapa lama berhenti. Sempat saya pakai beberapa merk lain, namun memang tidak cocok. Biasanya kulit wajah saya tidak begini, namun belakangan sepertinya sensitif sehingga saya jadi pilih-pilih.

Nah sekitar 2 mingguan lalu saya pakai Rubiena Anti Aging Serum. Awalnya saya agak ragu, Rubiena ini kedengaran asing. Takutnya, malah nggak cocok kan. Namun setelah meninjau websitenya, di mana Rubiena ini sudah tersertifikasi BPOM dan berlabel halal, serta alamat perusahaan yang jelas di google, ya udah saya coba saja.

Saya punya pengalaman kurang bagus khususnya untuk barang-barang yang berasal dari penjual yang "kurang jelas" jika ada ketidakcocokkan repot sekali. Oleh karena itu saya mencobanya walaupun namanya belum sangat tersohor.

Pada saat mencoba ini, harapan saya tidak terlalu tinggi, yang penting muka balik lagi, lebih sehat, dan syukur-syukur bisa mengurangi jerawat juga. Karena semenjak jerawatan mau pakai makeup jadi repot, malah kayak dempul banget dan makeup (foundation) kurang nempel ke kulit.

Sekilas tentang produk
Rubiena Anti Aging Serum memiliki kandungan Yeast extract yang dapat memicu produksi collagen dan mengencang kulit wajah, serta Caviar extract yang berfungsi untuk memperlambat proses penuaan dini dan menambah kadar air pada wajah agar tetap terjaga kelembapannya sepanjang hari. Serum ini tidak mengandung alkohol, pewarna buatan ataupun parfum dan juga non-comedogenic. Cocok untuk umur 25+ 

Aturan Pakai: Gunakan Anti Aging Serum setelah Softener agar lebih menyerap kulit, setiap pagi dan malam sebelum tidur. 

BPOM: NA18192005280

netto: 20 GR

Yang saya suka Rubiena ini tidak mengandung alkohol, pewangi dan pewarna, karena ketiga bahan tersebut ternyata bisa memicu ketidakcocokkan, misalknya, jerawat kalau di saya. Serta, karena kandungannya yang aman, serum anti aging ini bisa juga digunakan selama kehamilan karena nggak mengandung harsh chemical. 




Packaging
Kemasannya tergolong simple namun informatif, jadi kegunaan produk serta tanggal kadaluarsa tercetak dengan jelas di kotaknya. Buat saya ini penting karena jika tidak jelas isinya apa nanti saya lupa, malah tidak terpakai.





Tekstur
Tekstur serum ini pekat dan pada saat diaplikasikan cepat menyerap. Jadi buat yang suka layering skincare ini cocok.





Hasilnya?
Jadi saat menggunakan ini kulit saya dalam kondisi jerawat dan bekas jerawat lumayan banyak, karena skincare yang saya pakai sebelumnya tidak cocok, saya curigai sih nggak cocoknya karena kandungan alkohol. Sebelum menggunakan Rubiena ini, saya berhenti selama beberapa hari, baru saya pakai Rubiena ini selama pagi dan malam hari.

Ini foto pemakaiannya, mulai dari urutan nomer 1 - 8 kurang lebih selama 2 minggu.

Di foto nomer 4 karena saya sedang haid saya dapat beberapa jerawat baru, dan di foto ke-5 beberapa kempes, sisanya nggak sengaja kepencet dan tergaruk :(




Buat kulit yang mudah jerawatan seperti saya, serum ini aman, di kulit saya. Aman ini artinya jerawat tidak bertambah banyak selama pemakaian, sehingga saya bisa pakai dengan aman. Berikutnya, karena ini serum tentu saja saya pasangkan dengan skincare lain, nah ini di saya juga tidak apa-apa, sehingga saya juga senang karena serum ini di saya bisa dibarengkan dengan skincare lain.

Terus jerawatnya nggak hilang tuh, masih ada? Ya namanya jerawat nggak semudah itu hilang, namun di titik sekarang bisa dibilang kondisi kulit saya sehat dan nggak bertambah parah. Jadi, sebelumnya selain jerawatn kulit saya juga kasar, kering, dan susah diaplikasikan foundation. Sekarang, memang bekas jerawat ada, namun kondisi kulit tetap halus dan bisa dipakaikan concealer serta foundation, jadi kondisi jerawat yang saat ini ada masih bisa ditutupi dengan makeup. Jadi di foto ke 8, itu dipegang nggak kasar dan bersisik, ditutupi dengan foundation pun rasanya enak di kulit. Buat saya kulit cantik itu perlu sehat, karena kalau kulitnya sehat mau diapain juga gampang. 

Repurchase? Tentu saja, kalau sudah cocok ini saya bakalan pakai terus.

More about Rubiena:









See you in my next post, please drop comment 
below so we can know your experience too

Cara Menghilangkan Bau dan Mengempukkan Daging



Cara ini remeh banget tapi buat yang pertama kali pegang daging perlu tahu.

Pastikan daging sudah berada di suhu ruangan, karena jika dagingnya masih beku maka teksturnya keras dan akan sulit diolah (bagian tengahnya beku). Jika daging beku sebaiknya diturunkan ke chiller pada malam hari, untuk bisa dimasak esok harinya. Pada saat melakukannya, jika jijik pakailah sarung tangan sehingga residu daging tidak mengotori tangan kita.

Metode pencucian daging yang bisa dilakukan adalah:

Cara pertama

Ini paling sering saya lakukan, bahannya:
1. Daging tentu saja, bisa daging sapi, kambing, atau daging babi
2. Cuka dapur (bisa diganti dengan air lemon/jeruk nipis)
3. Baking powder, atau bisa baking soda
4. Garam

Siapkan air dalam baskom, masukkan cuka, baking soda dan garam ke dalam baksom bersama dagingnya. Biasanya saya rendam begini 15-30 menit, baru kemudian dagingnya dicuci lagi dengan air mengalir sebanyak 2-3x, baru dimasak.

Cara kedua

1. Daging
2. Daun pepaya
Jika punya daun pepaya, daging tinggal dibungkus dengan daun pepaya selama 15-30 menit, baru diolah. Biasanya saya cuci terlebih dahulu sebelum dibungkus daun pepaya.

Cara ketiga

1. Daging
2. Nanas
Dagingnya dicampur dengan potongan nanas, nanas ini mengeluarkan enzim bromelain. Bromelin adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian batang dan buah nanas. Enzim ini diproduksi sebagai hasil sampingan dari pabrik jus nanas. Dalam memproduksi bromelin, beberapa senyawa yang dapat digunakan untuk presipitasi enzim ini adalah amonium sulfat dan alkohol. Singkatnya, enzim ini bisa membuat daging empuk.

Oh iya, perendaman dengan nanas ini sekitar 15-30 menit ya, jangan semalaman nanti dagingnya hancur.

Tips: Daging yang sudah hancur tetap bisa dimasak, caranya ditaruh di saringan untuk meniriskan daging dan ditumis, bisa untuk lauk spagetti. Tinggal tambahkan bumbu instan kalau tidak mau repot.

Cara ke empat

Beli pengempuk daging yang beredar di marketplace. Ikuti petunjuk penggunaan.

Dari semua cara di atas, kenapa dagingnya dicuci? Ya itu cara saya, boleh diikuti, boleh nggak diikuti. Bayangkan sih begini, daging ini sebelum sampai ke tangan kita kan sudah berpindah-pindah tangan, jadi jika mau dimasak ya perlu dicuci. Daging yang nggak dicuci bikin saya serasa mau muntah saat memasaknya, itu saja. Terlepas dari bakteri, saya kurang percaya dengan daging tidak dicuci lebih baik daripada dicuci. 


See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Memulai Hidup Sehat Bersama Lemonilo x The Baldys



Saya bukan penganut hidup sehat, awalnya. Makan sembarangan, dan belakangan tidak peduli pada berat badan (saya naik sampai 60 kg). Namun, ada beberapa hal yang saya sadari kenapa saya harus "kembali".

Kesehatan yang awet dapat dinikmati bersama, bukan hanya oleh saya melainkan oleh keluarga saya. 

Ngobrolin soal kesehatan, beberapa hari lalu saya berkesempatan mengikuti online press conference Lemonilo berkolaborasi dengan keluarga The Baldys.

Tentang Lemonilo





View this post on Instagram

Pernah mengalami gejala-gejala ini setelah mengonsumsi makanan tertentu? Mungkin kamu mengalami alergi makanan ‼️⁠⠀ ⁠⠀ Salah satu hal yang bisa menyebabkan alergi makanan adalah zat pewarna! Beberapa pewarna makanan yang bisa memicu alergi, diantaranya Carmine, Red 40, Yellow 5, Yellow 6, Annatto, dan Blue 1. πŸ”Ž Kamu dapat mengecek ini di label pada kemasan produk. ⁠⠀ ⁠⠀ Untuk memastikan apakah kamu mengalami alergi makanan, kamu perlu menjalani tes darah atau skin prick test (Uji Tusuk Kulit). Pencegahan terhadap alergi makanan dapat kamu lakukan dengan menghindari produk makanan yang mengandung alergen atau dalam hal ini pewarna makanan.⁠⠀ ⁠ πŸ”Ž Apabila Lemonizen memiliki alergi terhadap pewarna makanan, kamu perlu lebih jeli dalam membaca label makanan agar dapat menghindari produk-produk yang mengandung pewarna. Kamu bisa memilih produk-produk Lemonilo yang sudah jelas tidak mengandung pewarna buatan, sehingga lebih aman buat kamu. ⁠⠀ ⁠⠀ πŸ‘©πŸ»πŸ’¬Bahan-bahan apalagi yang sering kamu temukan di produk makanan kemasan? Tulis di kolom komentar ya, siapa tahu bisa Moni ulas untuk #LemoniloApproves minggu depan!πŸ’
A post shared by LEMONILO #SehatSetiapHari (@lemonilo) on

Lemonilo sendiri bukan nama asing, bahkan jika menonton televisi sesekali saya melihat iklannya. Didirikan tahun 2015 oleh Johannes Ardiant (Chief Product & Technology), Ronald Wijaya (Co-CEO) dan Shinta Nurfauzia (Co-CEO), saat ini menjadi pioneer healthy lifestyle berbasis teknologi pertama di Indonesia.



Produknya sendiri, seperti dikatakan oleh Shinta Nurfauzia, ada 50 varian produk yang memang diutamakan untuk penggunaan sehari-hari di rumah tangga, dengan produk terbaru saat ini adalah kecap. "Visi dan misi Lemonilo sendiri menyediakanmenyediakan produk sehat terjangkau, awalnya produk Lemonilo adalah mie instan, yang memang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Mie Lemonilo bebas pengawet, msg, dipanggang tidak digoreng, serta pewarna yang digunakan alami, dari sayur-sayuran, daun, dan kunyit," tutur Ronald Wijaya selama press conference berlangsung.



Terdapat tiga alur ecosystem Lemonilo. Pertama, sebagai satu-satunya curated marketplace di Indonesia, Lemonilo memastikan bahwa semua produk yang ditawarkan alami dan sehat untuk dikonsumsi. Kedua, lebih dalam lagi, Lemonilo juga turut membantu mitra UKM untuk melakukan optimalisasi produksi. Ketiga, sebagai hasil dari penggabungan kekuatan teknologi dan sumber daya UKM, terciptalah berbagai produk alami dan terjangkau yang menjawab kebutuhan pasar, di bawah bendera Lemonilo.

Why The Baldys?

The Baldys adalah nama keluarga dari pasangan Baldy Mulia Putra dan Nola ‘Be3’ beserta ketiga putra-putri mereka yaitu, Naura, Bevan, dan Neona. Naura dan Neona sendiri adalah penyanyi anak Indonesia yang menjadi idola bagi anak-anak dan juga para orang tua. Keluarga The Baldys terjun ke dunia hiburan tanah air sebagai grup penyanyi sejak tahun 2017 lalu.






Keseruan Online Press Conference bersama @lemonilo hari ini πŸ’š Kami sangat senang bisa berjuang bersama Lemonilo untuk membuka akses hidup sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semoga semakin banyak keluarga Indonesia yang terinspirasi untuk memulai gaya hidup sehat bersama The Baldys dan Lemonilo. Buat kalian yang pengen nyobain produk-produk sehat dari Lemonilo, kami punya diskon spesial untuk belanja di aplikasi dan website Lemonilo, lhoo! - Diskon 50% dengan kode voucher BALDYS50 untuk belanja di aplikasi Lemonilo, download di sini bit.ly/aplikasilemonilo - Diskon 20% dengan kode voucher BALDYS20 untuk belanja di website Lemonilo, order di www.lemonilo.com DISKON hanya berlaku SATU BULAN aja, dan ada GIVEAWAY menarik dari Lemonilo untuk belanja di bulan Agustus 2020! Yuk, kita #SehatSetiapHari bareng-bareng! πŸ™ . . Hair do @ani2medy Styled @ireinesa @andrepanaga
A post shared by TheBaldys (@thebaldys) on

Mereka pertama kali tampil di atas panggung pada pergelaran Konser Dongeng Naura 2 pada 2018 lalu, sekaligus meluncurkan single pertama berjudul ‘Dunia Kita Penuh Cinta’. Kehadiran keluarga The Baldys disambut sangat positif oleh masyarakat Indonesia, tak hanya di panggung musik namun juga sebagai ikon keluarga yang kompak dan penuh keseruan setiap harinya.

Singkat cerita, The Baldys sendiri merupakan representasi keluarga harmonis Indonesia dengan karya yang dapat dinikmati oleh anak-anak, baik on maupun off screen, dan sudah mengkonsumsi Lemonilo juga bahkan sebelum kerjasama berlangsung.

Bagaimana ke Depannya?

Kolaborasi antara Lemonilo dan The Baldys ini akan menghadirkan banyak inisiatif baru untuk mengenalkan masyarakat Indonesia akan pentingnya memulai hidup sehat dari lingkaran yang paling kecil seperti keluarga. Melalui kolaborasi ini juga diharapkan masyarakat dan penggemar The Baldys dapat lebih dekat dengan sosok yang mereka idolakan, dan menjadi inspirasi untuk keluarga Indonesia untuk memulai gaya hidup sehat.

Menurut saya hidup sehat tidak pernah terlambat, dapat dilakukan dari sekarang, supaya hidup sehat yang kita jalankan mulai dari sekarang terakumulasi menjadi kebiasaan baru yang lebih baik.

Kesimpulan

Saya sendiri tertarik dengan idealisme Lemonilo yang mengedepankan kualitas produknya karena memang di pasaran banyak produk yang mengorbankan "kesehatan" semata-mata demi rasa dan meraih keuntungan sebanyak-banyaknya. Harapan saya ke depannya, press conference ini cukup menjawab keraguan saya (yes, awalnya ragu) dengan produk Lemonilo apakah benar-benar sehat, ternyata memang aman dikonsumsi bahkan mulai dari umur 1 tahun karena produknya bebas MSG dan bahan-bahan tambahan lainnya, sehingga buat anak-anak serta orang dewasa pun aman.


Bonus: "selfie" selam PressCon bersama MC Dave Hendrik





See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too

Sewa Baju Ibu dan Anak Murah di Rentique




Berada di rumah rasanya tidak menyurutkan niat saya untuk tetap foto-fotoan, khususnya buat stok foto di media sosial. Namun, seiring berjalannya waktu, apalagi kondisi lockdown khususnya, saya hampir tidak pernah keluar rumah. Ke mall? Sama sekali tidak terpikirkan.

Di tengah kondisi "tidak punya baju", saya kenalan dengan jasa penyedia sewa baju yang harganya murah, yaitu Rentique.

Jaman dulu, sewaan baju itu identik dengan baju kebaya, dan kostum karnaval, serta biasanya kondisi baju yang disewakan sudah nggak asik. Nah, Rentique ini beda, jauh beda karena yang disewakan itu pakaian berbagai occasion, nggak hanya baju pesta dan baju kerja, bahkan yang tematik kayak baju cheongsam pun ada (ini seneng banget loh saya karena bisa buat imlek, secara baju cheongsam tuh yang bagus harganya mahal sangat!)

Rentique sendiri didirikan pada bulan Februari 2019, merupakan lokal startup yang berbasis aplikasi (available di android dan iOS), di mana service Rentique dapat digunakan di 22 kota di Indonesia: JABODETABEK, Bandung, Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Medan, Palembang.

Memang, sewa baju ini tadinya nggak masuk dalam list budget saya, karena saya mengira mahal. Ternyata setelah dihitung-hitung malah jauh lebih murah, dan juga ada beberapa alasan saya merekomendasikan Rentique ini:

1. Sewa di Rentique itu mudah

Semakin berumur, saya semakin anti keribetan. Ribet yang saya maksud itu adalah suatu barang dan jasa yang harganya murah tapi banyak syarat dan ketentuan berlaku. Apalagi saat ini sebagai full-time ibu rumah tangga dan sekaligus bekerja di rumah, rasa-rasanya saya nggak ada waktu untuk mengulik barang dan jasa yang syarat dan ketentuannya harus dibaca dulu. Di Rentique ini sewa bajunya mudah, dan tidak ribet. Jadi harga yang tertampil di aplikasi itu sudah termasuk biaya sewa (tentu saja), biaya antar dan ambil balik, serta biaya laundry.



2. Mendukung startup lokal

Ini alasan klasik tapi berarti buat saya. Memang Rentique bukan yang pertama, namun buat saya mendukung platform lokal ini ya dimulai dari saya sendiri. Kalau bukan kita yang mendukungnya, masak nunggu dicaplok dan berkembang di luar negeri?

3. Tersedia juga selain di Jabodetabek

Jakarta lagi, Jakarta lagi. Kadang kalau saya posting sesuatu, saudara saya yang tinggal jauh-jauh suka nanya kenapa barang dan jasa yang bagus-bagus adanya cuman di Jakarta? Fyi, service Rentique dapat digunakan di 22 kota di Indonesia: JABODETABEK, Bandung, Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Medan, Palembang dll. Jadi yang tinggal di luar Jakarta juga kebagian.                                                                                

4. Bedaaaaaa banget ternyata.....

Saya ini sangat jarang beli baju, apalagi yang harganya di atas 200 ribu. Bukannya pelit, tapi memang saya jarang pakai sehingga baju-baju saya ya itu-itu saja dan memang saya sendiri senang menggunakan item fashion berulang kali. Sayangnya baju yang harganya "murah" itu cepat rusak, apalagi jika pencuciannya tidak benar.

Nanti pas sewa kira dikirimi tasnya seperti ini

Dress yang saya sewa, bahannya halus, jahitan rapi, dan tidak tembus pandang

Begitu pula dengan dress anak



Pas datang dress dari Rentique ini, beda banget ya baju desainer dengan baju yang dijual di pasaran. Baju desainer ini lebih presisi jahitannya, cuttingnyaa juga pas, dan nggak aneh dipakai, sizenya pas tidak kedodoran maupun terlalu ketat.






Serta, baju dari Rentique ini bahannya tebal dalam artian tidak menerawang sehingga saya tidak perlu underwear tambahan lagi. Satu lagi bajunya walaupun saya tidak pakai korset juga tetap jatuhnya bagus dan tidak membuat saya kelihatan besar di foto. FYI, selama di rumah saja berat saya naik lumayan banyak sampai ke 60 kg dari yang biasanya 55-58 kg. Oh iya Rentique juga lengkap sizenya mulai XS sampai 3L ada, tinggal cek saja di aplikasi.

Demikian pula dengan baju anak, baju seharga 1.399.000 dari Juniper Coco yang dipakai Hannah ini kainnya terasa halus, kokoh, dan tidak "loyo". Bagian dalamnya juga dilapisi lagi dengan kain sehingga dipakai tanpa kaos dalam pun juga sudah bagus dan tidak tembus pandang. Ada harga ada rupa, itu yang saya alami dengan baju-baju desainer ini. Jadi tidak bisa di samakan dengan bulk fashion yang di marketplace, apalagi yang harganya kelewat "murah" biasanya gambar dan aslinya suka berbeda.

Ini baju yang dipakai Hannah


5. Protokol kesehatan dan kebersihan

Rentique juga menerapkan standard operational baru, yang mewajibkan setiap karyawan operations untuk menggunakan disposable gloves, masker dan face shield. Semua karywan juga kami lakukan pengecekan terhadap suhu tubuh, dan pengunaan hand sanitizer. 

6. Harga terjangkau

Harga sewa di Rentique ini mulai dari 80.000 selama 4 hari, dan sudah termasuk biaya antar jemput item, serta laundry. Kalau sering berbelanja barang menggunakan jasa Ojek online pasti kita tahu biaya sekali jalan berkisar 15-20 ribu, belum kalau PP, ditambah biaya laundry paling murah 25 ribu, berarti nett sewa di Rentique itu sebenernya paling hanya 35 ribuan saja setelah dikurangin biaya antar jemput dan laundry. Artinya, tentu saja jauh lebih murah daripada segelas kopi mewah yang sering saya beli!



7. Hemat penyimpanan

Penghematan lainnya dari menyewa baju adalah mengurangi biaya penyimpanan yang terjadi di saya. Biaya penyimpanan ini banyak komponen nya, antara lain biaya lemari, laundry, transportasi membeli baju, belum kalau seperti di apartemen saya lemarinya ada rayap, terus lemarinya keropos dll. Ya, penyimpanan ini jadi biaya tersendiri, apalagi jika baju anak yang hanya bisa dipakai selama 3-8 bulan saja karena badan anak masih bertumbuh.

Terus biayanya berapa sih?
Rentique memiliki 2 jenis service: Rentique One Time Rental (sewa item satuan mulai dari Rp 80.000 / 4 hari) dan Rentique Dream Closet (paket sewa bulanan, seharga Rp 290.000 / bulan untuk 8 item). 8 item ini bisa di mix dress, aksesoris dan tas. Untuk harga per item ini bisa cek di aplikasi Rentique, download saja dulu.



-Harga service Rentique sudah termasuk free delivery, return dan laundry, jadi tinggal order lewat aplikasi nanti akan dikirim ke alamat kita.

-Rentique berpartner dengan 5 stars laundry partner, yang mana mereka telah mengantongi sertifikasi envirookleen (100% environmental friendly process) tanpya menggunakan detergent yang berbahaya untuk pengguna dan lingkungan. Setiap proses pencucian dilakukan dengan detail dan steril, setelah baju disetrika kemudian di press untuk menghindari bakteri / kuman yang menempel, sehingga no worry ya karena memang baju di Rentique ter-handle dengan baik.

Foto-foto saat pakai:




Kesimpulan saya menyewa baju ini lebih banyak efek senang, manfaat dan penghematannya, dibandingkan dengan kebiasaan membeli fast fashion yang hanya dipakai 3-5x saja, kemudian saya merasa "tidak punya baju" lagi. Dengan mengurangi isi lemari, hidup jadi lebih minimalist tanpa mengurangi "warna". 



See you in my next post, please drop comment below so we can know your experience too